Ibu hamil sedang bersantai di atas kasur sembari minun kopi dan makan donat. (Unsplash/Fallon Michael)
Saat sedang hamil, kamu cenderung lebih memperhatikan kesehatan. Hamil membuat para wanita juga menjalani pola hidup sehat dengan menghentikan konsumsi makanan mentah, alkohol, dan merokok.
Tapi, bagaimana dengan kafein? Apakah ada larangan untuk ibu hamil mengonsumsi kopi serta teh yang merupakan minuman berkafein? Adakah efek samping mengonsumsi kafein dengan janin yang tengah dikandung?
Kafein adalah stimulan yang ditemukan dalam teh, kopi, minuman ringan, cokelat, minuman energi, dan beberapa obat-obatan. Kopi adalah salah satu sumber asupan kafein tinggi yang paling umum.
Selama kehamilan, pembersihan kafein dari darah ibu melambat secara signifikan. Hasil dari beberapa studi observasi menunjukkan bahwa kelebihan asupan kafein dapat dikaitkan dengan hambatan pertumbuhan janin, penurunan berat badan saat lahir, kelahiran prematur hingga bayi meninggal ketika lahir.
Untungnya, ibu hamil alias bumil masih boleh mengonsumsi kafein. Tetapi, ada beberapa hal penting yang perlu diketahui tentang cara mengonsumsi kafein dengan aman selama kehamilan.
Kafein adalah bahan yang terkandung dalam banyak minuman, makanan, dan makanan ringan. Jadi mungkin sulit untuk menghindari konsumsi kafein sepenuhnya.
Sebagian besar ahli setuju bahwa batas aman kafein untuk bumil 200 miligram kafein per hari selama kehamilan yang setara dengan sekitar dua cangkir kopi seduh.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.