Sleep disorder atau gangguan tidur adalah segala bentuk kondisi ketika waktu tidur enggak terpenuhi dengan baik. Pada beberapa kasus, gangguan tidur ini sudah dikategorikan sebagai penaykit tidur atau sleep illness.

Kondisi sleep disorder ini bisa mempengaruhi kesehatan, keselamatan, dan kualitas hidup seseorang. Gangguan tidur ini juga dapat diartikan sebagai kondisi yang membuat kualitas tidur terus menurun.

Ada banyak gangguan tidur yang bisa dialami seseorang, tapi yang paling umum terjadi dan paling sering dijumpai adalah insomnia, parasomnia, dan hipersomnia. 

Insomnia merupakan sebuah gangguan tidur yang penderitanya merasa kesulitan untuk tidur atau kesulitan mempertahankan tidurnya. Penderitanya juga terus terbangun saat malam hari dan sulit untuk kembali tidur.

Kalau parasomnia adalah gangguan tidur berupa gerakan-gerakan enggak wajar yang terjadi saat mau tidur, tidur, dan bangun tidur. Sedangkan hipersomnia merupakan gangguan tidur berupa tidur yang berlebihan.

Penyebab gangguan tidur

Insomnia bisa terjadi karena stres atau khawatir. Di saat pandemi seperti sekarang ini, si penderita bisa jadi stres karena terinfeksi virus atau kaena isolasi yang membuatnya harus jauh dari keluarga.

"Kalau sekarang banyak yang enggak bisa tidur karena khawatir soal Covid, ada yang enggak bisa tidur karena isolasi. Artinya, karena isolasi di suatu tempat dengan lingkungan yang sama terus menerus. Seseorang akan kehilangan irama siang dan malam yang mengakibatkan gangguan tidur," ujar dr. Andreas Prasadja (Praktisi Kedokteran Tidur) saat diwawancarai HerStory.

Baca Juga: Sering Rasakan Sensasi Jatuh Ketika Mau Tidur? Ternyata Itu Adalah...

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas