Virus Corona. (Unsplash/CDC)
Virus corona yang menyerang tubuh manusia memang menginfeksi bagian paru-paru. Namun, ternyata lebih dari itu lho Beauty. Pasalnya beberapa ahli mengatakan bahwa virus ini juga nenginfeksi bagian jantung. Kok bisa?
Berdasarkan laporan kasus, 1 dari 5 pasien mengalami kerusakan jantung akibat COVID-19 di Wuhan, Cina. Laporan tersebut berdasarkan satu studi kecil yang diterbitkan 27 Maret dalam jurnal JAMA Cardiology. Beberapa dari pasien ini memiliki riwayat penyakit jantung, namun ada juga yang enggak memiliki riwayat penyakit jantung. Jadi apa yang terjadi?
Baca Juga: Bagi Penderita Penyakit Jantung Ini Hal yang Perlu Kamu Tahu Mengenai Virus Corona, Waspada Ya!
Ahli jantung mengatakan beberapa skenario bisa terjadi. Jantung mungkin kesulitan memompa darah tanpa oksigen yang cukup karena virus dapat menyerang sel-sel jantung atau tubuh secara langsung. Dalam upaya tubuh memberantas virus, disaat yang bersamaan ini juga bisa memobilisasi 'badai' sel kekebalan yang justru menyerang jantung.
Infeksi virus dapat mengganggu aliran darah ke jantung, menyebabkan detak jantung tidak teratur dan gagal jantung.
"Kami melihat corona bisa menyebabkan penyakit jantung meskipun ia tak memiliki riwayat sebelumnya. Kerusakan jantung tidak terjadi pada kasus COVID-19 yang ringan. Kerusakan jantung cenderung lebih sering terjadi pada pasien yang memiliki gejala parah dan dirawat di rumah sakit," kata Dr. Erin Michos, associate director of cardiology preventif di Johns Hopkins School of Medicin kepada Live Science.
Baca Juga: Bisa Picu Masalah Jantung, Penelitian di Brazil Tentang Klorokuin 'Obat Corona' Dihentikan
Meskipun virus corona ini secara dominan mempengaruhi paru-paru, virus ini tetap bersirkulasi dalam aliran darah. Itu berarti virus corona dapat secara langsung menyerang organ-organ lain, termasuk jantung.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.