Moms pasti pusing bahkan bisa sampe emosi melihat si kecil yang tiba-tiba susah makan. Setiap ditawarin ini itu si kecil menggelengkan kepala dan memilih untuk kembali bermain atau minum susu. 

Hal ini tentunya membuat Moms khawatir akan kesehatan si kecil. Tak cuma kehilangan berat badan, bisa jadi si kecil kekurangan gizi dan menjadi rentan sakit. 

Moms enggak perlu sampai marah dan mencekoki si kecil biar mau makan, ya. Alih-alih membuatnya tetap makan agar kebutuhan gizinya tercukupi, eh si kecil malah makin males sampe musuhan sama makanan. 

Si kecil yang mogok makan alias GTM (Gerakan Tutup Mulut) dipicu oleh beberapa faktor. Sebelum mengatasinya, Moms perlu tahu penyebabnya apa. Berikut 4 ciri anak yang melakukan mogok makan melansir dari berbagai sumber (22/7/2021).

Picky Eater

Memilih-milih makanan merupakan hal wajar yang dialami anak usia 1-3 tahun. Anak hanya ingin makan makanan tertentu saja dan enggak mau makan satu kelompok tertentu. Misal, si kecil yang tak mau makan nasi kelompok karbohidrat, bukan berarti si kecil harus selalu makan nasi kan Moms? karena masih ada pengganti nasi yang sama-sama mengandung karbohidrat seperti jagung dan kentang.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas