Menu

Catat Ya! Ini Bahan Masker Kain Terbaik untuk Cegah Penularan Corona, Menurut Sebuah Studi

28 April 2020 17:45 WIB
Catat Ya! Ini Bahan Masker Kain Terbaik untuk Cegah Penularan Corona, Menurut Sebuah Studi

Warga menjemur masker berbahan kain di Kampung Anggur, Kota Tangerang, Banten, Selasa (7/4/2020). (ANTARA FOTO/Fauzan/hp)

HerStory, Jakarta —

Pandemi virus corona terus berlanjut. Baru-baru ini para ahli kesehatan dunia seperti CDC dan WHO menyarankan masyarakat yang sehat untuk menggunakan masker kain guna cegah penularan virus corona.

Masker kain digunakan oleh masyarakat umum karena masker medis sebaiknya digunakan oleh tim medis yang berhadapan langsung dengan pasien corona. Lantas bahan apa yang sebaiknya digunakan untuk membuat masker kain demi tangkal virus corona?

Baca Juga: Cegah Penularan Virus Corona dengan Masker Kain, Efektif Enggak Sih?

Ada sebuah studi baru tentang bahan terbaik dan terburuk untuk masker wajah kain. Smart Air, sebuah perusahaan sosial dan B-Corp bersertifikat yang mempromosikan filter udara, telah merilis hasil penelitian terbaru mereka tentang bahan masker wajah. Dalam studi itu, mereka menguji 30 bahan berbeda, termasuk bantalan bra, saringan kopi, sarung bantal, kain elektrostatik, kaus katun, wol, seprai, poliester, bandana, dan lainnya.

Mereka mengamati bahan-bahan tersebut dengan tingkat efektivitasnya dalam menyaring mikropartikel seukuran coronavirus, serta daya tahannya. Kedua faktor tersebut sangat penting, karena beberapa bahan mungkin sangat berfungsi untuk filtrasi, tapi daya tahannya rendah dan membuat orang yang menggunakannya enggak dapat benar-benar menghirup udara begitupun sebaliknya.

Dari studi tersebut menghasilkan bahwa bahan denim, kanvas dan handuk kertas adalah yang terbaik untuk dijadikan bahan masker kain. Berdasarkan kombinasi antara kemampuan bernafas dan efektifitas filtrasi, studi ini merekomendasikan bahan denim, seprai (jumlah benang 80-120), handuk kertas, kanvas (tebal 0,4-0,5mm) dan handuk untuk masker buatan sendiri. Namun, perlu diingat bahwa handuk kertas tidak bisa dicuci atau digunakan kembali.

Baca Juga: Lebih Efektif Mana Sih untuk Cegah Penularan Corona, Masker Kain atau Face Shield?

Bahan kanvas setebal 0,4-0,5mm ini dinilai lebih mudah untuk bernapas daripada masker bedah, disamping itu masker kanvas bekerja cukup baik dalam menyaring partikel. Tetapi,  jika kamu enggak memiliki kain tebal, data studi ini menunjukkan bahwa 100% katun T-shirt, berlapis, juga masih jadi pilihan efektif untuk masker kain buatan sendiri.

Secara umum, bahan alami adalah pilihan yang lebih baik daripada yang sintetis. Karena serat sintetis (seperti polyester) cenderung halus, mereka tidak menyaring partikel serta tekstur serat alami yang lebih kasar (seperti katun 100%).

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Nada Saffana

Artikel Pilihan