Ilustrasi seorang anak laki-laki tengah murung. (Pinterest/Freepik)
Ketika anak sedang merasa emosi, Moms harus memperhatikan bagaimana anak meluapkan perasaan emosinya. Jika anak mengalami gangguan mental, ia tak segan untuk menyakiti diri sendiri lantaran stres dan menyalahkan diri sendiri.
Mungkin memang masih wajar jika anak mudah menjumpai perasaan takut dan mudah menangis. Tetapi jika intensitasnya berlebihan dan tanpa alasan tentunya Moms harus mewaspadai sebagai gejala dari adanya gangguan mental anak. Anak akan meluapkan perasaan intensnya ini dalam bentuk menangis, berteriak, atau mual.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel: