Seksolog, Zoya Amirin, M.Psi, FIAS., mengatakan, orgasme adalah bagian dari puncak kepuasan yang dirasakan oleh wanita saat berhubungan seksual, namun seringkali tak banyak wanita yang bisa merasakannya. Hal ini bisa terjadi karena sang suami tak memahami cara yang tepat untuk membuat wanita orgasme, atau bahkan si wanitanya malah tak tahu peta seksualnya sendiri.

“Soal orgasme ini mungkin pertamanya kita itu harus tahu peta seksualmkita sendiri. Kalau kita gak tahu peta seksual kita, hampir gak mungkin kita bisa bereksplorasi dengan pasangan. Itu gak mungkin connect. Banyak orang yang curhat sama aku, ‘Mba, suamiku gak asik nih gak bisa bikin aku puas, pasti ada yang salah ya sama dia’. Nah pertanyaan kayak gitu pasti bakal aku jawab gini ‘Zona erotismu dimana? Kamu lebih mudah orgasme lewat apa, klitoris atau g-spot? Pertanyaan selanjutnya, kamu tau gak orgasme itu rasanya kayak apa?’. Kalau orang itu sendiri gak bisa jawab, ya kelar,” beber Zoya, saat live IG, Rabu (25/8/2021).

Dikatakan Zoya, hubungan seks yang berkualitas itu adalah yang memuaskan kedua belah pihak, sama-sama mencapai orgasme. Bukan having sex sekadar untuk memenuhi kewajiban saja.

“Orgasme itu bukan masalah teriak-teriaknya doang, tapi soal apa yang kita rasain. Kalau kita aja gak tahu the real orgasm itu rasanya kayak seperti apa, gimana caranya biar aku turn on, gimana sih daerah zona erotisku, harus diapain sih zona erotisku, kalau si wanita sendiri gak tahu dimana peta seksualnya sendiri, ibaratmya gini, lu masuk ke hutan belantara kira-kira gimana, lu akan sesat diranjang, man? So its your responsibility to know, bahwa gimana caranya kamu bisa turn on. Its your responsibilities sekali lagi,” papar Zoya.

“Yang penting kita kenali diri kita sendiri dulu, kenali peta seksual kita juga, supaya kita tahu apa yang bikin kita enak, dari situ kita bisa mengkomunikasikan ke pasangan kita kalau misalnya mereka juga kira-kira gak ngerti,” tambah Zoya.

Dipaparkan Zoya, peta seksual wanita itu adalah seluas bagian tubuh yang memiliki kulit, jadi bisa di mana aja, selain miss v dan payudara tentunya. Zoya pun menyarankan wanita untuk bisa mengenali titik erotis atau peta seksualnya sendiri. Cara melakukannya cukup mudah. Kata Zoya,  wanita bisa meminta bantuan pasangan untuk mengeksplorasi diri dengan sentuhan, ciuman atau jilatan, lalu rating bisa diberikan.

“Peta seksual wanita itu terletak pada seluruh bagian tubuhnya. Lebih dari payudara dan miss v, setiap jengkal kulit perempuan sebenarnya adalah zona erotis. Karena banyak nih laki-laki yang mau pemanasan itu langsung aja kalau gak ke payudaya ke miss v. Padahal di luar itu, peta zona erotis perempuan tuh luas sekali. Bisa mulai dari daun telinganya, bisa dari keningnya, rambut, punggung, tulang belikat, tangan, bahkan kaki, paha bagian dalam, perut, itu ada luas sekali,” terangnya.

“Contohnya saat menyentuh bagian A, kamu bisa beri bintang satu sampai lima yang artinya tidak puas sampai memuaskan sekali. Lanjutkan terus hingga seluruh bagian tubuh,” ujarnya.

Dengan melakukan pemetaan seperti itu, setiap pasangan tentu jadi lebih teredukasi tentang spot masa saja yang membuat mereka dan pasangan terangsang. Hal ini bisa dilakukan dari pria ke wanita dan sebaliknya.

“Ini nantinya bisa dijadikan patokan untuk pengulangan saat bercinta. Karena sudah tahu bagian mana saja, ya bisa mulai dari yang biasa sampai memuaskan,” terangnya.

Baca Juga: Seksolog Beberkan Penyebab Wanita Bisa Kentut saat ‘Enak-enak’, Ternyata…