Orangtua yang memilih untuk bercerai harus tetap memperhatikan kesehatan mental anak. Jangan sampai perceraian orangtua berdampak buruk untuk anak di masa depan.

Ketika orangtua berpisah, anak bisa mengalami trauma emosi sampai mereka tumbuh dewasa. Trauma tersebut sangat mungkin membuat anak menjadi enggak percaya dengan yang namanya pernikahan.

Namun, di balik banyaknya stigma negatif dari masyarakat soal anak broken home, ternyata ada dampak positif yang dirasakan oleh anak-anak korban perceraian orangtua.

Menurut Psikolog Klinis Ayoe Sutomo, anak-anak broken home akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih sensitif terhadap emosi dan menjadi anak yang lebih empatik dengan orang lain.

“Secara emosi, itu sebetulnya mereka (anak broken home) jauh lebih sensitif terhadap emosi karena mungkin lebih banyak bertemu dengan kondisi orangtua yang enggak menyenangkan, berada dalam kondisi harus memahami orangtuanya, sehingga secara emosi lebih sensitif atau lebih peka terhadap kondisi orang lain,” jelas Ayoe Sutomo saat diwawancarai HerStory.co.id.

Lebih lanjut, Psikolog Klinis Ayoe Sutomo memberikan beberapa tips supaya anak broken home bisa tetap percaya diri. Apa saja ya? Yuk, simak baik-baik ya, Moms!

Baca Juga: Jangan Sampai Jadi Broken Home, Begini Cara Meredam Rasa Sakit Anak Korban Perceraian, Catat Ya!