Dokter Spesialis Anak, dr. Andreas, M.Ked (Ped), Sp.A (Instagram @dr.andreas.spa)
Moms, pernahkah kamu mendapati si kecil mengeluh sakit pada perutnya? Jika anak mengalami serangan sakit perut, jangan disepelekan ya, Moms.
Pasalnya, hal pertama yang mungkin muncul di benak para orangtua adalah gejala masuk angin atau diare. Padahal, keluhan sakit perut pada anak terkadang bukan hanya disebabkan diare atau masuk angin saja, melainkan bisa saja merupakan gejala dari penyakit GERD.
Ya, penyakit gastroesophageal reflux atau GERD selama ini dikenal sebagai gangguan pencernaan yang kerap menyerang orang dewasa muda. Namun, tahukah Moms, bahwa penyakit ini juga bisa menyerang anak-anak?
Menurut Dokter Spesialis Anak, dr. Andreas, M.Ked (Ped), Sp.A., penyakit GERD ini tak mengenal usia, baik orang dewasa atau anak, semuanya bisa kena.
“GERD pada anak bisa terjadi dan bisa berhubungan dengan sumbatan usus, infeksi telinga, infeksi usus, infeksi paru, alergi protein dan disertai komplikasi penyakit lainnya,” tutur dr. Andreas, kepada HerStory, baru-baru ini.
Adapun, gejala GERD pada anak ini menurut dr. Andreas, antara lain anak muntah disertai anak menolak makan, sering menangis saat makan, dan ada darah atau warna kehijauan di muntahannya.
“Anak juga sering muntah sekuat tenaga, perut bengkak dan keras, gangguan pernapasan termasuk batuk dan bersin,” papar dr. Andreas.
dr. Andreas juga bilang, untuk diagnosis GERD pada anak ini dapat dilihat selain dari anda dan gejala klinis, juga dari pemeriksaan penunjang seperti pemantauan pH esofagus, pemeriksaan kombinasi pH metri dan impedansi, endoskopi dan biopsi, pemeriksaan skintigrafi.
Lantas, apa yang sebaiknya dilakukan orang tua ketika mendapati anaknyanya terkena GERD?
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.