Menu

Deretan Mitos Terkait Diabetes yang Sering Beredar, Jangan Langsung Percaya Ya!

Nada Saffana
27 September 2021 14:45 WIB
Deretan Mitos Terkait Diabetes yang Sering Beredar, Jangan Langsung Percaya Ya!

Diabetes. (Freepik/Edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Diabetes merupakan gangguan metabolisme kronis yang dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia dan jenis kelamin. Hal ini disebabkan oleh peningkatan kadar gula darah yang dapat memicu beberapa gejala yang tak diinginkan.

Gejala diabetes dapat mempengaruhi kesehatan dan kehidupan penderitanya. Ini merupakan kondisi di mana tubuh tak memproduksi cukup insulin atau ketika sel tak merespon insulin. Diabetes enggak memiliki obat khusus, serta perawatannya melibatkan pengambilan suntikan insulin selama sisa hidup penderitanya.

Beberapa gejala utama diabetes antara lain sering buang air kecil, rasa haus yang berlebihan, kelelahan, penurunan berat badan, penglihatan kabur, penyembuhan luka yang lambat, rasa terbakar di berbagai bagian tubuh, dan lain sebagainya.

Mengingat diabetes adalah salah satu kondisi kesehatan paling umum yang mempengaruhi populasi secara global, ada berbagai kesalahpahaman atau mitos tentang hal itu. Kesalahpahaman tentang diabetes dapat mempengaruhi bagaimana pasien diabetes merawat diri mereka sendiri.

Dilansir dari Boldsky (27/9/2021) berikut ini beberapa deretan mitos yang beredar terkait penyakit diabetes:

Penderita Diabetes Tak Boleh Makan Gula

Ini adalah salah satu mitos diabetes yang paling umum, bahwa penderita diabetes harus makan makanan bebas gula. Ketika Anda menderita diabetes, yang terbaik adalah menghindari karbohidrat tetapi itu tentu saja tak berarti Anda berhenti memakannya. Anda memerlukan diet seimbang dan karbohidrat adalah bagian dari diet seimbang itu.

Diabetes Tipe 2 Itu Ringan

 Jika tak dikontrol tepat waktu, kedua jenis diabetes ini dapat menyebabkan komplikasi besar. Gaya hidup sehat adalah suatu keharusan dalam kedua kasus, meskipun keduanya memerlukan manajemen medis yang berbeda. Tak ada bentuk diabetes yang ringan.

Share Artikel: