Menu

Ingin Miliki Momongan di Usia Kepala 4? Begini Kunci Sukses Kehamilan, Coba Cermati Ya Moms

Nada Saffana
27 September 2021 17:30 WIB
Ingin Miliki Momongan di Usia Kepala 4? Begini Kunci Sukses Kehamilan, Coba Cermati Ya Moms

Ibu hamil. (GenPI.co/edited by herStory)

HerStory, Jakarta —

Beberapa orang menikah bukan hanya untuk memiliki pasangan hidup, melain ingin memiliki keturunan. Namun, kesuburan setiap orang akan berbeda-beda. Ada yang sudah memiliki buah hati di usia pernikahan pertama, namun banyak juga yang masih kesulitan untuk hamil di usia yang sudah tak lagi muda.

Meskipun sudah jadi rahasia umum bahwa usia 20 hingga 30 tahun menjadi masa-masa terbaik untuk mengandung, masih banyak wanita di usia 40 tahun yang juga berusaha untuk memiliki momongan.

Tak perlu khawatir, bagi para Ibu yang ingin hamil di usia yang tak lagi produktif tentu bisa saja dengan memerhatikan beberapa tips penting. Di bawah ini terdapat 4 hal yang harus diperhatikan. Apa saja?

1. Berhubungan secara teratur

Pasutri dikatakan sulit hamil apabila sudah berhubungan intim secara teratur, yaitu 2-3 kali dalam seminggu selama satu tahun. Namun ingat, jangka waktu ini tak berlaku bagi wanita yang usianya 35 tahun ke atas.

Jika Anda ingin hamil di usia 35 tahun, Anda hanya punya waktu 6 bulan untuk menunggu. Kuncinya adalah jangan fokus untuk berhubungan rutin hanya di masa subur saja

Anda justru dianjurkan untuk berhubungan secara teratur, baik di masa subur atau tidak subur, supaya peluang terjadinya kehamilan semakin besar.

2. Melakukan skrining prakehamilan

Suami maupun istri sama-sama dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, bahkan sebelum merencanakan kehamilan. Hal ini disebut juga dengan pemeriksaan prakehamilan atau prakonsepsi.

Pemeriksaan prakehamilan ini meliputi tes penyakit menular, diabetes, HIV/AIDS, hingga tes darah rutin. Terkadang, ada pula yang menambahkan pemeriksaan (toksoplasma, rubella, cytomegalovirus, dan herpes) meskipun sebetulnya tidak perlu dilakukan.

Lihat Sumber Artikel di GenPI

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Share Artikel: