Ilustrasi Perselingkuhan (Pinterest/Power of Positivity)
Lebih lanjut, wanita yang menjadi dosen di Universitas Bina Nusantara ini pun menyarankan orang yang pernah berselingkuh untuk gak berusaha sekuat tenaga dalam melupakan mantan selingkuhan. Mendingan, lakukan hal-hal yang bermanfaat bagi diri sendiri dan bernilai positif.
“Misalnya, atasi perasaan kosong dan sedih pasca-menyudahi perselingkuhan dengan merawat diri ke salon, spa, atau lakukan hal lain seperti yoga dan olahraga yang bisa membuat tenang,” tuturnya,
Nah, setelah diri merasa lebih baik, lanjut dia, kemudian lakukanlah evaluasi diri.
"Apa yang salah dalam hubungan resmi dengan pasangan sehingga Anda perlu selingkuh? Refleksikan diri Anda, apa yang dicari dari sang selingkuhan yang tidak ada di dalam pasangan?," bebernya.
Kemudian, lanjut Pingkan, ungkapkanlah hasil refleksi tersebut kepada pasangan resmi. Ungkapkan apa yang membuat kamu gak nyaman dalam hubungan. Hal ini penting untuk menyadarkan pasangan resmi, bahwa kamu merasa tidak nyaman dalam hubungan tersebut agar bisa mencari jalan keluar bersama.
“Tapi jika sulit bicara berdua saja dengan pasangan, atau pasangan marah karena kamu berselingkuh, jangan ragu untuk pergi ke psikolog atau konselor pernikahan untuk dicarikan solusi terbaik,” pungkas Pingkan, sebagaimana dikutip dari wolipop.
Semoga artikelnya bermanfaat ya!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.