Pandemi virus corona sudah berlangsung kurang lebih selama 3 bulan di berbagai belahan dunia. Perlahan-lahan kasus terinfeksi pun menurun. Namun, hingga kini masih banyak yang khawatir bahwa situasinya bisa semakin buruk mengingat belum adanya vaksin. Beredar kabar bahwa virus corona bisa ditularkan melalui gigitan nyamuk, apa itu benar?

Sesuai dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), virus corona menyebar dari satu orang ke orang lainnya melalui kontak tetesan droplets yang dikeluarkan saat batuk atau bersin. Orang-orang dapat terinfeksi setelah tetesan-tetesan yang terinfeksi COVID-19 memasuki paru-paru dengan proses menelan atau menghirup.

Baca Juga: Heboh! Virus Corona Bisa Menular Lewat Kentut, Emang Benar?

Namun, CDC juga menunjukkan bahwa COVID-19 juga dapat menyebar dengan cara lain, seperti dengan menyentuh permukaan atau objek yang terpapar virus kemudian orang yang menyentuh benda itu memegang mulut, hidung, atau mungkin mata.

Meskipun ini mungkin bukan mode utama transmisi COVID-19, CDC masih berusaha untuk mempelajari lebih lanjut penularan virus corona. CDC juga menunjukkan bahwa COVID-19 dapat menyebar di antara hewan dan manusia dalam kasus tertentu. Rupanya, ada sejumlah kecil hewan peliharaan di seluruh dunia yang dilaporkan terinfeksi virus corona.

Jangan khawatir dulu ya, Beauty! Pasalnya menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga saat ini belum ada penelitian atau bukti yang menunjukkan bahwa nyamuk bisa menularkan virus corona ke manusia.

Baca Juga: Penelitian Ungkap Corona Bisa Menular Lewat Mata! Ahli Mulai Ragukan Efektivitas Penggunaan Masker Saja...

“Hingga saat ini belum ada informasi atau bukti yang menunjukkan bahwa coronavirus baru dapat ditularkan oleh nyamuk. COVID-19 adalah virus pernapasan yang menyebar terutama melalui tetesan yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin, atau melalui tetesan air liur atau keluarnya cairan dari hidung," ungkap WHO.

Seperti diketahui bahwa COVID-19 merupakan virus yang relatif baru, para ilmuwan belum sepenuhnya 'mengenal' virus ini. Karena itu, banyak orang masih tak yakin bagaimana cara COVID-19 bisa menularkan orang lain.

Menurut mindbodygreen, CDC masih belum memiliki data untuk memastikan bahwa virus corona dapat ditularkan oleh nyamuk dan kutu. Selain itu, menurut kepala petugas kesehatan Alberta, Deena Hinshaw, baru-baru menepis kabar bahwa nyamuk dapat menyebarkan virus corona.

"Sampai saat ini, tidak ada informasi atau bukti yang menunjukkan COVID-19 ditularkan oleh nyamuk," cuitnya di Twitter.