Menu

Ngeri! Kanker Paru Duduki Peringkat Pertama sebagai Pemicu Kematian, Ini yang Harus Kita Lakukan

23 November 2021 20:45 WIB
Ngeri! Kanker Paru Duduki Peringkat Pertama sebagai Pemicu Kematian, Ini yang Harus Kita Lakukan

Diskusi Publik #LungTalk bertajuk "Urgensi penyintas Kanker Paru Terhadap Akses Pengobatan Inovatif". (Press Release)

Dengan begitu, sistem kekebalan pada penderita kanker akan jauh lebih aktif untuk melawan sel kanker tersebut. Imunoterapi diharapkan dapat menjawab kebutuhan penyintas dan dapat menekan laju pertumbuhan angka beban kanker paru.

Seringkali kanker paru hanya dikaitkan dengan perilaku merokok, sehingga ada anggapan bahwa upaya peningkatan akses pengobatan (kuratif) kanker paru belum memiliki urgensi seperti upaya promotif dan preventif.

Namun ditemukan sebuah karakteristik unik di daerah Asia Pasifik, termasuk Indonesia, bahwa jumlah non perokok dan perempuan yang didiagnosis dengan kanker paru lebih tinggi dibandingkan dengan tempat lain di dunia (EIU, 2020).

Sehingga, kita tidak dapat mengesampingkan pentingnya meningkatkan akses ke pengobatan yang paling direkomendasikan untuk setiap jenis kanker paru.

"Satu lagi terpenting adalah tindakan pencegahan (preventif) yaitu menjauhi rokok, skrining kanker paru dan deteksi dini kanker paru," ujar dr. Sita.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Halaman:

Artikel Pilihan