Jumlah pasien yang terinfeksi virus corona di dunia terus meningkat. Meski begitu, banyak negara yang sudah menerapkan new normal sebagai bentuk adaptasi baru dan hidup berdampingan dengan virus corona. Indonesia juga sudah mewacanakan untuk hidup berdampingan dengan virus corona atau Covid-19. Hal itu pun membuat banyak masyarakat cemas dan khawatir.

Baru-baru ini, beredar kabar soal virus corona atau Covid-19 yang katanya semakin melemah dibandingkan dengan awal kemunculannya. Hal tersebut diungkapkan oleh beberapa ahli di Italia. Tapi, kabar tersebut benar atau enggak ya?

Baca Juga: Haruskah Konsumsi Vitamin dan Suplemen di Tengah Pandemi Corona?

Baca Juga: Ini Cara Meningkatkan Kesehatan Pernafasan Di Tengah Pandemi Corona, Catat Ya!

Baca Juga: WHO Ingatkan Gelombang Kedua Virus Corona, Seperti Apa Ciri-cirinya?

Dilansir dari Reuters, Kepala Rumah Sakit di Milan, Alberto Zangrillo mengatakan virus corona melemah ditandai dengan jumlah pasien yang menurun drastis di Italia. 

"Swab yang dilakukan selama 10 hari terakhir menunjukkan viral load secara kuantitatif yang benar-benar sangat kecil dibandingan sebulan atau dua bulan lalu," kata Alberto Zangrillo.

Menurut dokter spesialis paru di Rumah Sakit Persahabatan sekaligus tim ahli RS Rujukan Covid-19, Erlina Burhan menjelaskan bahwa virus corona enggak jauh berbeda dari satu negara ke negara lain, kecuali jelas jika ada strain berbeda. Mungkin penurunan jumlah pasien bukan disebabkan virus yang melemah, melaikan terdapat perbedaan kesiapan negara untuk menanganinya. 

Dokter Erlina Burhan mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk enggak meremehkan virus corona atau Covid-19 karena gejala klinisnya bervariasi, mulai dari ringan sampai berat.