Pandemi COVID-19 membuat banyak orang jadi lebih peduli kondisi kesehatan daripada sebelumnya. Enggak heran kalau produk suplemen habis diborong. Orang berlomba-lomba membeli suplemen yang dipercaya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal itu dianggap bisa menghindari diri dari penyakit di tengah penyebaran virus corona.

Namun, apakah mengonsumsi suplemen benar-benar efektif?

Baca Juga: Mengapa Vitamin D Sangat Penting Dalam Memerangi Virus Corona? Ini Penjelasan Ahli

Lona Sandon, seorang profesor di departemen nutrisi klinis di University of Texas Southwestern Medical Center, mengatakan bahwa sebenarnya orang mungkin tidak perlu suplemen. Vitamin C, antioksidan, zinc, dan senyawa nutrisi lainnya sudah ada dalam makanan yang dikonsumsi. Oleh sebab itu, saat kita mengonsumsi makanan yang tepat, itu sudah cukup untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.

"Suplemen bekerja dengan sistem kekebalan tubuh kita dan membantunya berfungsi lebih efektif. Tetapi jika kamu sudah mendapatkannya dari makanan, bukti dan penelitian tidak mengatakan perlunya mengonsumsi suplemen lebih banyak," ujar Lona.

Selain itu, para ahli kesehatan mencatat sangat sedikit bukti yang mendukung klaim bahwa suplemen dapat membantu mengurangi risiko terkena virus corona. Untuk produk vitamin C yang banyak dikonsumsi, National Foundation for Infectious Diseases mengatakan "tidak ada bukti" yang menunjukkan vitamin C dapat mencegah infeksi.

Baca Juga: Dear Beauty, Yuk! Konsumsi 3 Vitamin Ini untuk Tingkatkan Imun Tubuh

Sandon mengatakan orang masih bisa mengonsumsi multivitamin harian, tetapi jangan konsumsi lebih dari dosis biasa. Lebih baik fokus pada apa yang dikonsumsi untuk memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih baik.

"Kekebalan tubuh merujuk pada ke nutrisi dasar dan akal sehat. Mulailah dengan konsumsi makanan sehat, dan jika kamu tidak dapat memenuhi kebutuhan vitamin dari makanan, mungkin kamu memang membutuhkan suplemen," jelasnya.

Baca Juga: Wajib Tahu! Dokter Paru: Happy Hypoxia Hanya Dialami Pasien Covid-19 Bergejala, Tak Terjadi pada OTG

Beberapa pilihan makanan sehat adalah biji-bijian serta kacang-kacangan untuk mendapatkan vitamin B6. Ayam dan ikan tanpa kulit untuk mendapatkan lebih banyak protein tanpa lemak. Serta buah-buahan dan sayuran untuk mendapatkan vitamin A, C dan E.