Beauty, jika kamu memiliki buah hati jangan lupa untuk jalani vaksin dan imunisasi ya! Vaksin dan imunisasi sangat penting dilakukan demi memperkuat daya tahan tubuh anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

dr. Citra Amelinda, SpA, IBCLC, MKes, selaku Konsultan pediatri ZAP Clinic mengatakan bahwa alasan mengapa vaksin dan imunisasi penting dilakukan karena untuk mencegah anak terpapar penyakit yang berbahaya.

Baca Juga: Vaksin dan Imunasi Si Kecil Tersendat karena Corona? Jangan Cemas, ZAP Clinic Sediakan Layanan Aman untuk Anak

"Vaksin itu memang untuk penyakit-penyakit yang membahayakan. Jangan sampai terkena penyakit-penyakit berbahaya yang sangat menular yang sebenarnya bisa dicegah," jelasnya saat ZAP Virtual Press Conference, Kamis (4/6/2020).

Adanya pandemi virus corona saat ini jadi salah satu alasan orang tua menghindari membawa anak ke rumah sakit. Hal itu yang jadi penyebab mengapa anak-anak kini terlambat melakukan vaksin. Namun, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tetap mengimbau para orang tua untuk melakukan vaksin kepada anak sesuai waktunya meski tersendat pandemi.

"Jadi orang tua harus sudah mulai mengecek lagi jadwal dan melengkapi imunisasi anak yang belum dilakukan. Walau masih pandemi, imunisasi bisa tetap dijalani dengan berbagai ketentuan yang sesuai protokol kesehatan," bebernya.

Baca Juga: Waspada, Penggunaan Masker untuk Anak di Bawah 2 Tahun Bisa Berbahaya! Kenapa Begitu?

Untuk itu, dr. Citra memberikan beberapa panduan untuk diikuti para orang tua saat membawa buah hati pergi ke luar untuk melakukan vaksin.

"Pilih tempat kesehatan yang meminimalisir proses administrasi, kalau mau konsul atau administrasi kalau bisa sebelumnya lewat online. Pembayaran administrasi juga kalau bisa enggak perlu dilakukan, manfaatkan teknologi," ujarnya.

Enggak hanya itu, ia juga mengatakan untuk selalu menjaga kebersihan saat sampai rumah dengan mencuci tangan dan mengganti semua pakaian yang digunakan saat melakukan vaksin. Hal lain yang perlu diperhatikan oleh para orang tua adalah untuk mengindari penggunaan masker kepada anak-anak di bawah dua tahun karena itu bisa mengakibatkan anak sesak napas.