Banyak negara yang sudah menjalani kehidupan normal atau yang biasa disebut dengan new normal. Indonesia pun sedang menjalani masa transisi untuk menjalani kehidupan yang normal. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak negara-negara untuk enggak berhenti menanggulangi wabah virus corona atau Covid-19.

Saat ini, jumlah pasien yang positif terinfeksi virus corona terus bertambah. Hal tersebut ditandai dengan jumlah kasus harian mencapai tertinggi daripada yang sebelumnya. Selain itu, kurva epidemiologi di Amerika Tengah sebagai hotspot baru virus corona yang diyakini belum mencapai puncaknya.

Baca Juga: Gunakan Indera Penciumanmu dengan Baik! Bau Ini Bisa Jadi Tanda Adanya Virus Corona Lho..

Baca Juga: Dokter Klaim Vitamin K Efektif Cegah Infeksi Corona, Kenapa Begitu?

Baca Juga: Catat Rekor! Tembus 1.043 Kasus Positif Corona Dalam Sehari, Ini Sebarannya di Indonesia..

"Lebih dari enam bulan, ini bukan saatnya bagi negara mana pun untuk menghentikan upaya penanggulangan virus corona," kata Tedros Adhanom, Direktur Jenderal WHO.

Menurut data WHO pada Minggu (7/06/2020), lebih dari 136 ribu kasus baru virus corona dilaporkan diseluruh dunia. Ini adalah jumlah kasus harian paling banyak. 

Pakar Kegawatdaruratan WHO, Mike Ryan mengatakan bahwa negara-negara di dunia perlu fokus kepada apa yang dilakukan hari ini untuk mencegah puncak pandemi virus corona gelombang kedua. 

"Saya pikir ini adalah saat yang sangat memprihatinkan," kata Mike Ryan.