Semenjak wabah virus corona atau Covid-19 muncul di hampir seluruh negara, banyak ilmuwan yang terus mencari obat dan vaksin untuk menyembuhkan pasien yang teriveksi virus corona. Kini, Bio Farma yang merupakan badan usaha milik negara (BUMN) bekerja sama dengan perusahaan biofarmasi Sinovac dari Tiongkok untuk membuat vaksin virus corona.

Dalam gelar wicara virtual pada Selasa (9/06/2020), Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan bahwa kerja sama antara Bio Farma dan Sinovac akan melakukan uji klinis vaksin di Indonesia. 

Baca Juga: Di Tengah Pandemi Corona, Apakah Lari di Atas Treadmill Sama Efektifnya dengan Olahraga di Luar Ruangan?

Baca Juga: Kabar Baik! Vaksin Virus Corona Berbentuk Inhaler Akan Siap Agustus Mendatang

Baca Juga: Disebut Bisa Tingkatkan Risiko Kematian, Ilmuwan Sebut Klorokuin Berpotensi Cegah Infeksi Corona

Selain itu, ia juga menjelaskan calon vaksin virus corona itu dibuat dari virus corona penyebab Covid-19 yang dilemahkan atau dimatikan. Vaksin tersebut merupakan vaksin DNA yang akan diuji coba ke manusia untuk mengetahui efektivitas dan keamanannya dalam mencegah virus corona.

Menristek menjelaskan bahwa ada tiga pilihan terkait pengembangan dan produksi vaksin, yaitu membuat dan memproduksi sendiri secara mandiri, mengembangkan dan memproduksi vaksin bersama pihak luar, dan hanya memproduksi vaksin bersama dengan pihak luar.

Secara jelas, Menristek mengatakan bahwa tiga pilihan terkait pengembangan dan produksi vaksin itu tetap mendapat perhatian dari pemerintah Indonesia untuk mempercepat diperolehnya vaksin yang ampuh untuk Indonesia.