Ilustrasi seorang wanita memeriksakan kadar gula darahnya. (Pinterest/LIVESTRONG.COM)
Studi yang diterbitkan dalam International Journal of Hematology and Blood Disorders pada tahun 2017 dari Pakistan, menemukan bahwa dalam 2258 partisipan, golongan darah B lebih mungkin untuk mengembangkan diabetes dibandingkan dengan pemilik golongan darah lainnya.
Sebuah penelitian pada tahun 2020 yang diterbitkan dalam International Journal of Chronic Diseases dengan melibatkan 424 orang juga menemukan hal serupa. Golongan darah O dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2, sedangkan golongan darah B dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit diabetes.
Baca Juga: Gak Nyangka! Bisa Mengontrol Gula Darah, Ini Sederet Manfaat Terong yang Luar Biasa!
Studi pada tahun 2020 lainnya yang diterbitkan dalam Journal Public Health Genomic, meneliti 750 orang dan menemukan bahwa pemilik golongan darah A berisiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 daripada orang dengan golongan darah lainnya.
Nah dari beberapa penelitian yang telah Her Story rangkum, ternyata pemilik dolongan darah A dan golongan darah B terbukti memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami penyakit diabetes. Meski begitu, ingat bahwa secara keseluruhan, data mengenai golongan darah dan hubungannya dengan diabetes ini masih sangat bertentangan dan memerlukan penelitian lebih lanjut, ya Moms.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.