Siapa sih yang enggak suka konsumsi buah? Dengan beragamnya jenis buah, pasti setiap orang suka buah walaupun hanya satu jenis. Buah memang bisa jadi pilihan untuk dikonsumsi bukan hanya bagi para orang-orang yang ingin menurunkan berat badan, tetapi juga bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan karena di dalam buah mengandung banyak vitamin.

Meskipun menjadi salah satu pilihan paling aman dan paling populer dalam hal ngemil sehat, konsumsi buah juga bisa menyebabkan kesalahpahaman. Salah satu kesalahpahaman umum yang banyak orang tahu adalah buah-buahan paling baik dikonsumsi saat perut kosong. Tapi, apakah itu benar?

Baca Juga: Yuk Rajin Konsumsi Buah dan Sayur, Bisa Turunkan Risiko Kematian Lho!

Baca Juga: Awas! Sederet Hal yang Terjadi Saat Kamu Malas Mengonsumsi Buah dan Sayur, Apa Saja Ya?

Baca Juga: Usai Lebaran, Kolesterol Makin Meningkat? Yuk Turunkan dengan 5 Asupan Buah-Buahan Ini!

Menurut mitos ini, buah-buahan dapat menyebabkan masalah pencernaan dan kurang bergizi ketika dikonsumsi setelah perut sudah diisi. Namun, kenyataannya belum ada penelitian yang menjelaskan mengenai hal itu secara gamblang.

"Satu-satunya efek buah-buahan dapat memiliki adalah memperlambat pelepasan makanan dari perut. Ini sebenarnya bermanfaat karena dapat membuat perasaan kenyang dan memoderasi asupan kalori," ujar Joy Bauer, pakar nutrisi dan kesehatan pada Today Show on NBC.

Selain itu, nilai gizi juga tidak akan terpengaruh karena sistem pencernaan mampu mengekstraksi nutrisi dari buah-buahan apakah dikonsumsi dengan makanan atau saat perut kosong. Nah, udah tahu begitu kini kamu jadi enggak perlu khawatir lagi ya untuk mengonsumsi buah-buahan!