Selain menjaga kesehatan tubuh agar tetap sehat dan bugar, kesehatan mental juga perlu dijaga lho. Kesehatan mental merupakan kondisi batin seseorang merasa tentram dan damai setiap hari. Namun jika kesehatan mental kamu enggak dijaga dengan baik, mampu mendatangkan berbagai gangguan kesehatan mental, seperti stres, panik, dan lainnya.

Masih banyak orang yang belum sadar pentingnya menjaga kesehatan mental sehingga mudah banget terkena gangguan kesehatan mental. Oleh karena itu kamu perlu menjaga kesehatan mental agar tehindar dari gangguan kesehatan. Dilansir dari berbagai sumber, Senin (15/6/2020) nah kira-kira alasannya apa saja ya?

Baca Juga: Selain Bisa Tingkatkan Kesehatan Mental, Ini Manfaat Lain dari Bersepeda...

Kesehatan mental mampu mempengaruhi kesehatan fisik

Jika kesehatan mental ini terganggu, mudah untuk kamu terkena depresi yang mengganggu kesehatan fisik. Salah satu penelitian mengatakan bahwa depresi mampu sebabkan penyakit arteri koroner. Penelitian bertanjuk Depression and Coronary Artery Disease mengatakan bahwa arteri koroner dan depresi memiliki hubungan. 

Yang artinya, penelitian itu menyatakan bahwa kesehatan fisik dan mental ini saling berkaitan satu sama lain. Jika kamu memiliki pikiran yang tenang dan damai, sudah pasti kamu lebih semangat untuk menjalani hari-hari kamu. Namun, jika pikiran kamu stres, sudah pasti membuat kamu malas untuk bergerak.

Dapat mengganggu orang disekitarnya

Orang yang terkena masalah kesehatan mental, sudah pasti memiliki kondisi batin yang enggak tenang dan stres. Hal ini membuatnya mampu mengganggu orang lain di sekitarnya.

Orang seperti ini bisa saja membuat onar, atau melakukan kesalahan yang fatal kepada orang lain. Oleh karena itu, jika kamu mengalami hal seperti ini, alangkah baiknya kamu menemui psikolog untuk menjalani treatmen kesehatan.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Olahraga Lari, Bisa Tingkatkan Kesehatanmu Lho

Memicu tindakan negatif

Orang yang memiliki gangguan kesehatan mental cenderung melakukan berbagai tindakan yang negatif. Misalnya, orang itu sedang patah hati karena cintanya yang tak terbalaskan, kemudian dia melakukan berbagai tindakan negatif, seperti menyakiti dirinya sendiri dan lainnya.

Menurut penelitian mengatakan bahwa remaja yang berusia 20-an lebih sensitif terkena gangguan mental, seperti masalah kuliah, kurang tidur, percintaan, sekolah, dan lainnya. Enggak sedikit para remaja mengonsumsi obat-obatan atau alkohol untuk menghilangkan masalah yang terjadi padanya.