Ilustrasi seseorang yang merasa depresi (Pinterest/Edited by Herstory)
tingginya tuntutan akademis, ekspektasi orang tua, bahkan adanya perilaku bullying yang dilakukan teman-te,an di sekolahnya juga bisa menjadi pemicu depresi pada anak, lho Moms. Tentu ini menjadi hal yang penting untuk Moms perhatikan sebagai orang tua.
Banyak anak remaja yang berubah jadi labil dan patah hati, seolah dunia berakhir saat mengalami masalah percintaan. Bahkan tak sedikit lho Moms depresi yang disebabkan putus cinta hingga berujung pada bunuh diri.
Ternyata, anak-aak juga bisa berpikiran negatif, ya Moms. Nah, kalau pikiran terus-terusan dipenuhi pikiran negatif, apalagi sudah menjadi kebiasaan, ini bisa menjadi penyebab depresi pada anak, lho.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.