Ilustrasi seseorang yang merasa depresi (Pinterest/Edited by Herstory)
Kalau keluarga dekat si anak memiliki riwayat depresi, ini juga menigkatkan risiko anak mengalami depresi, lho Moms. Ini karena pengaruh dari genetik turut berperan menjadi penyebab depresi yang dialami oleh anak-anak.
Tak hanya faktor gentik saja, faktor biologis juga bisa menjadi penyebab anak-anak mengalami depresi. Kondisi ini bisa terjadi karena adanya gangguan pada neurotransmitter atau bahan kimia pada otak manusia. Nah, terganggunya otak manusia ini bis aberakibat pada meningkatnya faktor risiko anak remaja mengalami depresi, Moms.
Meski hal ini wajar bagi orang dewasa, tapi tidak untuk anak-anak, ya Moms. Pertengkaran orang tua bisa memicu depresi pada anak, apalagi kalau sampai berujung pada perceraian. Bahkan anak bisa saja mengalami stres berat dan berakhir depresi, Moms.
Baca Juga: Cara Jitu Kelola Stres Saat Mengasuh Anak ala Mona Ratuliu, Moms Wajib Banget Tahu!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.