Ilustrasi anak yang belum bisa mengendalikan emosinya. (Freepik/master1305)
Gejala depresi pada anak yang paling mudah dikenali yaitu perubahan drastis dalam pola hidupnya. Pola makan anak bisa terganggu karena serin melewatkan waktu makan dengan alasan gak lapar dan kalau makanpun porsinya sangat sedikit.
Selain itu, ini juga terlihat dari pola tidur anak yang juga tak teratur.Pasalnya, pada siang hari, ia sering emrasa lesu dan lebih memilih tidur tapi malamnya malah bisa terjaga hingga dini hari.
Pikiran dan perasaan berat yang dipendam oleh anak depresi cenderung membuatnya sering melamun saat jam pelajaran, Moms. Ia juga sering mengerjakan PR karena tak bisa fokus dan konsntrasi pada tugas yang diberikan maupun mengingat kembali pelajaran yang diberikan di sekolah. Akibatnya, prestasi sekolahnya pun akan ikut menurun juga, Moms.
Nah, kalau gejala tersebut sudah berlangsung selama dua minggu, Moms perlu segera membawa anak ke dokter untuk memastikan penyebabnya apakah disebabkan oleh penyakit atau gangguan kesehatan fisik.
Berikutnya, lanjutkan dengan evaluasi esehatan mental oleh psikolog anak bila ternyata tak ada masalah dengan kesehatan fisiknya. Ingt ya Moms, deteksi dini gejala depresi pada anak itu sama pentingnya dengan penyakit yang membahayakan nyawa anak, lho Moms.
Baca Juga: Kenali Gejala Awal Penyakit Diabetes, Jangan Disepelekan! Lakukan 4 Hal Ini, Moms!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.