Pandemi virus corona membuat masyarakat takut untuk berkunjung ke tempat ramai seperti pasar. Pusat perbelanjaan tersebut diketahui jadi salah satu tempat yang berpotensi menyebarkan virus. Namun, di masa New Normal seperti sekarang ini sudah banyak pasar-pasar yang menerapkan protokol kesehatan demi cegah penularan virus corona.

Meski begitu, jika ingin berkunjung ke pasar kamu juga harus memperhatikan banyak hal. Berdasarkan penuturan dr. Reisa Broto Asmoro selaku Anggota Tim Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, setiap orang yang ingin datang ke pasar wajib menggunakan masker.

Baca Juga: Sudah Mulai Masuk Kerja? Dokter Reisa Imbau Masyarakat untuk Bawa Bekal Makanan Sendiri

Baca Juga: Jadi Tim Gugus Tugas COVID-19, dr Reisa Broto Asmoro Bagikan Tips Buat Masker Kain

"Hindari menyentuh wajah, terutama mata, hidung, dan mulut, ketika berdagang. Apalagi, menaik turunkan masker dengan tangan yang kotor. Ingat, cuci tangan sesering mungkin,” ujarnya berdasarkan Surat Edaran Menteri Perdagangan Nomor 12 Tahun 2020.

Selain itu, setiap pedagang yang ingin berjualan di pasar wajib melalui tes pengecekan suhu terlebih dahulu. Hal utama yang perlu diperhatikan adalah kondisi kesehatan, jika mengalami batuk atau flu, dokter Reisa mengatakan untuk tunda pergi ke pasar karena berisiko tinggi terinfeksi virus corona.

"Pemeriksaan suhu tubuh bagi para pedagang, wajib dilakukan sebelum pasar dibuka. Tak hanya itu, orang dengan gangguan pernapasan, seperti batuk, atau flu, sebaiknya jangan masuk ke pasar. Resikonya terlalu tinggi,” imbaunya saat konferensi pers di BNPB, Minggu (14/6/2020)

Baca Juga: Pasar dan Mal Ramai Pengunjung yang Langgar PSBB, Ini Tanggapan Jubir Pemerintah RI

"Pengunjung yang akan masuk ke pasar, diwajibkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu," sambungnya.