Ilustrasi diabetes. (Pinterest/Freepik)
Kurang tidur dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon dan yang paling penting meningkatkan kadar kortisol yang menyebabkan peningkatan kadar gula darah.
"Ini juga menyebabkan pelepasan insulin lebih sedikit setelah makan, yang menyebabkan peningkatan gula darah. Selain itu, kurang tidur berdampak pada nafsu makan dan dapat menyebabkan ngemil larut malam dan kebiasaan buruk lainnya, yang semuanya dapat mempersulit pengelolaan diabetes,” paparnya.
Dr. Posina menjelaskan bahwa melewatkan makan dapat menyebabkan gula darah turun dan terlebih lagi jika kamu sedang menjalani pengobatan.
"Sangat penting untuk tidak melewatkan sarapan dan berhati-hatilah," katanya.
Stres sesekali tak apa-apa, tapi jika stres secara terus-menerus dapat memicu ketidakseimbangan hormon, dengan tingkat kortisol yang paling terpengaruh.
"Yang secara langsung berdampak pada insulin dan gula darah," kata Dr. Posina.
Pasti kamu tidak akan senang mendengarnya, tetapi diabetes bisa mematikan.
Harapan hidup seseorang dengan diabetes tipe 2 kemungkinan akan berkurang sebagai akibat dari kondisi tersebut, setidaknya hingga 10 tahun.
Orang dengan diabetes tipe 1 secara tradisional hidup lebih pendek, dengan harapan hidup telah dikutip berkurang lebih dari 20 tahun. Jadi, ubah kebiasaan burukmu dengan yang lebih baik. Dan jika kamu merasa terkena diabetes, hubungi profesional medis.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.