Ilustrasi kanker Limfoma (Freepik.com/EditedByHerstory)
Jika kamu terlalu banyak minum pada malam sebelumnya, naik roller coaster, atau melihat band favorit, tentu jadi suara akan serak, kan Beauty?
Sembuh dari pilek atau penyakit lain juga dapat menyebabkan suara serak selama beberapa hari. Namun, jika suaramu serak tanpa sebab, dan suara serak ini berlangsung selama beberapa minggu, itu mungkin merupakan tanda kanker laring.
Menurut Dr. Dale Ekbom, M.D. dari Mayo Clinic, bila suara serak berlangsung lebih dari dua minggu, daftar penyebab potensial tumbuh jauh lebih besar.
Dia menyebutkan, kanker laring sebagai penjelasan yang mungkin dari suara serak jangka panjang dan menyatakan bahwa ketika "terdeteksi dini, kanker pita suara sering berhasil diobati dengan pembedahan atau radiasi."
So Beauty, suara serak mungkin terkait dengan penyakit yang berkepanjangan atau iritasi sederhana pada pita suara, tetapi sebaiknya periksakan jika terus berlanjut.
Penyakit kuning adalah menguningnya kulit dan mata yang dapat menyebabkan gatal dan iritasi atau mungkin tidak dirasakan sama sekali.
Kulit menjadi kuning ketika saluran empedu tersumbat oleh tumor dan pigmen kuning yang disebut bilirubin menumpuk di sistem. Penyakit kuning dapat diobati melalui pengobatan atau pembedahan.
Namun, penyebab penyakit kuning itulah yang mengkhawatirkan. Menurut sebuah penelitian yang ditinjau oleh Dr. Peter Saul, sekitar setengah dari pasien didiagnosis dengan tumor di dalam kepala pankreas dan banyak dari mereka akan datang dengan penyakit kuning.
Jika kulit Anda menjadi berwarna kekuningan, sebaiknya segera temui dokter untuk memastikan Anda tidak menderita kanker pankreas.
Menurut American Academy of Dermatology (AAD), sekitar dua juta orang Amerika setiap tahun didiagnosis dengan karsinoma sel basal, suatu bentuk umum dari kanker kulit. Menangkap kanker kulit jenis ini sejak dini sangat penting untuk menghentikan penyebarannya.
Kabar baiknya adalah jenis kanker kulit ini tumbuh perlahan tetapi kabar buruknya adalah mudah disalahartikan sebagai jerawat atau bekas luka.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada sekitar 657.000 kasus baru kanker mulut yang berkembang di dunia setiap tahun.
Jika kamu perokok, sering minum alkohol, atau menjalani gaya hidup yang tak sehat, kamu lebih mungkin mengembangkan suatu bentuk kanker mulut. Leukoplakia kamu mungkin dapat diobati dan tak menyebabkan kanker mulut, tetapi hanya jika diketahui lebih awal.
Semoga informasinya bermanfaat, ya!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.