Virus corona yang terus mengintai kesehatan manusia membuat para ilmuwan berlomba-lomba mencari obat dan menciptakan vaksin untuk memberantasnya. Baru-baru ini, para ilmuwan dari Inggris menemukan bahwa obat dexamethasone atau deksametason bisa mengobati pasien COVID-19 akut.

Hal ini pun dianggap sebagai "terobosan besar". Pasalnya obat dexamethasone dikenal sebagai obat steroid yang murah dan sudah tersedia dalam waktu yang lama. Tapi, apa efek samping yang mungkin terjadi saat mengonsumsi obat dexamethasone ini?

Baca Juga: Wah, Obat Dexamethasone Ampuh Ringankan Gejala Virus Corona Lho!

Dexamethasone adalah obat steroid yang banyak digunakan, dikenal sebagai kortikosteroid, yang berfungsi mengurangi peradangan. digunakan sejak awal 1960-an, ia mengobati berbagai kondisi, termasuk rheumatoid arthritis dan asma.

Obat ini dapat bekerja untuk mencegah sistem kekebalan dari menghancurkan trombosit darah pada orang dengan kelainan darah. Orang dengan tumor otak mungkin juga diberikan obat dexamethasone untuk mengurangi pembengkakan di sekitar tumor.

Apa efek samping potensial?

Baca Juga: Dexamethasone Disebut Kurangi Risiko Kematian Pasien Corona Akut, Ini Tanggapan WHO

Melansir laman Sky News (18/6/2020) The UK's National Institute for Health and Care Excellence (NICE) mencantumkan kondisi berikut sebagai efek samping yang umum atau sangat umum terjadi saat mengonsumsi obat kortikosteroid, termasuk dexamethasone:

  • Kegelisahan
  • perilaku abnormal
  • subkapsular katarak
  • gangguan kognitif
  • kelelahan
  • retensi cairan
  • ketidaknyamanan gastrointestinal
  • sakit kepala
  • hipertensi
  • peningkatan risiko infeksi
  • penyimpangan siklus menstruasi
  • suasana hati berubah
  • mual
  • osteoporosis
  • gangguan psikotik
  • reaksi kulit
  • gangguan tidur
  • kenaikan berat badan

Baca Juga: Ilmuwan Yakin Dexamethasone Bisa Selamatkan Pasien Corona Parah, Apa Alasannya?

Efek samping yang lebih jarang terjadi termasuk peningkatan nafsu makan, gangguan mata, gagal jantung, kejang, reaktivasi TB dan vertigo. Namun, mereka yang menggunakan kortikosteroid disarankan untuk berhati-hati untuk menghindari paparan cacar air dan campak karena keduanya diyakini akan memberikan risiko yang parah.