Keberadaan virus corona atau Covid-19 di dunia membuat semuah orang resah dan khawatir. Penularan virus tersebut begitu cepat dan sudah memakan banyak korban meninggal dunia. Namun, seorang ahli virologi mengatakan bahwa virus corona di Indonesia belum bermutasi.

Lewat siaran dari Graha BNPB, Jakarta, Ahli Virologi Profesor I Gusti Ngurah Kade Mahardika dari Universitas Udayana, Bali mengatakan kalau virus corona penyebab Covid-19 di Indonesia belum memperlihatkan tanda-tanda mutasi. Awalnya, ia mengira bahwa virus corona ini memiliki daya mutasi yang tinggi, tapi hal itu pun belum terlihat sampai saat ini.

Baca Juga: Awas! Bibir Pecah-pecah Jadi Gejala Baru Infeksi Corona...

Baca Juga: Katanya, Penggunaan Face Shield Lebih Efektif Cegah Corona Daripada Pakai Masker, Benarkah Begitu?

Baca Juga: Waspada! Sulit Bicara Bisa Jadi Gejala Terinfeksi Corona

"Mestinya sebagai virus RNA, itu mutasinya luar biasa. Bayangkan HIV atau influenza misalnya itu mutasinya jauh lebih cepat dari ini. Saya amazing juga dengan ini. Jadi, dengan pola itu artinya apa, mutasi yang minimum," kata Mahardika.

Meski belum terlihat tanda-tanda mutasi, Mahardika tetap meminta seluruh masyarakat untuk mencegah penularan virus corona demi mencegah virus tersebut bermutasi.

Banyak upaya yang bisa dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 ini. Tetap rajin mencuci tangan, menggunakan masker saat keluar rumah, dan jaga jarak fisik.