Hallo, Beauty! Siapa di antara kalian yang sering mendengar kalau alat kontrasepsi bisa membuat badan menjadi lebih gemuk? Menurut kalian bener atau enggak sih? Beberapa orang masih berfikir kalau alat kontrasepsi bisa membuat badan gemuk lho! Tapi kira-kira benar enggak ya pernyataan itu?

Biar kamu enggak bertanya-tanya terus, nih HerStory kasih rangkuman (22/06/2020) jawabannya buat kamu!

Dilansir dari berbagai sumber, genetika pada manusia bisa digunakan untuk menjelaskan mengapa beberapa wanita yang menggunakan alat kontrasepsi bisa bertambah berat badannya. Menurut salah satu dokter asisten kebidanan atau ginekologi dan keluarga berencana di Fakultas Kedokteran Universitas Colorado di Aurora, ia mengatakan selama beberapa tahun, banyak wanita yang mengeluh mengenai hal tersebut namun para dokter enggak menanggapi masalah mereka dengan sungguh-sungguh.

Baca Juga: Waduh! Sederet Makanan Sehat Ini Bisa Berakibat Buruk Bagi Kesehatan, Jangan Dikonsumsi Berlebihan Ya

Dokter tersebut juga mengatakan bahwa mereka sudah bisa menjelaskan melalui penelitian pada genetika manusia mengenai reaksi gen terhadap hormon di dalam alat kontrasepsi bisa membuat beberapa wanita bertambah berat badan.

Untuk melakukan penelitian ini, para dokter menggunakan 276 wanita untuk dimasukkan implan kontrasepsi etonogestrel ke dalam kulit mereka. Kontrasepsi etnonogestrel ini dianggap sebagai alat keluarga berencana (KB) paling ampuh karena mengandung sejenis progestin yang mampu menghambat ovulasi.

Dari hasil penelitian tersebut ditemukan wanita tersebut memiliki berat badan sekitar 3,17 kg selama rata-rata 27 bulan atau sekitar tiga perempat dari berat badannya. Penelitian lebih lanjut, para dokter menemukan bahwa varian genetic dalam reseptor estrogen 1 (ESR1) di antara beberapa wanita dikaitkan dengan naiknya berat badan mereka.

Baca Juga: Pejuang Diet Perlu Tahu, 4 Menu Sarapan Ini Ampuh Turunkan Berat Badan Lho!

Rata-rata wanita yang diberikan dua salinan varian ESR1 ini berat badannya naik hingga 30 pound lebih banyak daripada ketika mereka menggunakan implant kontrasepsi dibandingkan dengan wanita lain dalam penelitian ini.

Meski penelitian ini sebenarnya berfokus pada implan kontraseps etonogestrol namun obat kontasepsi lain bisa memiliki interaksi yang mirip dengan gen yang mampu menyebabkan bertambahnya berat badan menurut yang dikatakan oleh para peneliti.

Hingga saat ini, belum bisa diketahui wanita yang bagaimana yang bisa bertambah berat badannya ketika mengonsumsi obat-obatan tersebut. Diharapan pemberi layanan kesehatan khusus wanita bisa memberikan konsultasi kepada pasien mengenai masalah naiknya berat badan ketika mengonsumsi obat atau juga bisa menyarankan bentuk non-hormonal KB seperti alat kontrasepsi tembaga (IUD).