Ilustrasi sering kencing. (Pinterest/Freepik)
Kalau terlalu sering, kekuatan otot semakin lama akan semakin berkurang. Sehingga, otot menjadi kendur dan tak lagi elastis. Kandung kemih yang melemah ini akan meningkatkan risiko terjadinya inkontinensia urine atau kebocoran urine.
Akibat menahan buang air kecil ternyata tak hanya membahayakan organ saluran kemih (urologi), tapi juga pada pinggang, lho Moms. Menunda buang air kecil ternyata bisa memicu munculnya rasa nyeri pada pinggang.
Ini karena ketika kandung kemih sudah setengah terisi, saraf yang ada di sekitar organ tersebut sudah mulai aktif. Gejala yang mungkin akan Moms rasakan yakni keinginan untuk sering berkemih.
Nah, kalau Moms menahan keinginan berkemih tadi, artinya tubuh akan berusaha melawan sinyal yang diberikan dari saraf kandung kemih dan otak. Akibatnya, kamu akan merasa merinding dan bagian perut seperti terasa penuh sehingga menimbulkan rasa nyeri.
Baca Juga: Waspada! Ini 5 Penyebab Nyeri Pinggang Sebelah Kiri, Salah Satunya Infeksi Ginjal
Hal ini tak boleh menjadi kebiasaan, ya Moms. Pasalnya, rasa nyeri bisa menjalar hingga ke pinggang. Kondisi ini terjadi karena sebagian besar otot yang berada di sekitar kandung kemih dan ginjal terus-menerus menegang.
Oleh sebab itu, mulai sekarang jangan membiasakan menahan kencing, ya Moms!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.