Ilustrasi seseorang yang sedang mengalami gatal-gatal (Pinterest/Edited by Herstory)
Kulit menggelap atau biasa disebut acanthosis nigricans merupakan salah satu tanda yang khas pada penderita diabetes. Kondisi ini menyebabkan masalah kulit pada lipatan tubuh dan membuat tampilan kulit menjadi gelap, tebal, dan terasa seperti bludru.
Masalah kulit diabetes ini biasanya berkembang pada orang yang sangat kelebihan berat badan. Acanthosis nigricans biasanya muncul sebelum diabetes menyerang.
Memang siapa pun bisa mengalami infeksi kulit bakteri, tapi penderita diabetes lebih rentan mengalami masalah kulit tersebut. Masalah kulit bakteri memiliki gejala yang khas dan cenderung mengganggu penderita.
Biasanya infeksi kulit bakteri termasuk kondisi sties kelopak mata, bisul, infeksi kuku, dan carbuncles lantara terjadinya infeksi di dalam kulit dan jaringan di bawahnya.
Biasanya area di sekitar infeksi akan terasa panas, merah, nyeri, dan bengkak. Perawatan dengan krim atau pil antibiotik bisa mengatasi masalah kulit ini.
Orang dengan diabetes rentan terhadap infeksi jamur, terutama yang disebut Candida albicans. Jamur seperti ragi ini menciptakan ruam merah dan gatal, sering dikelilingi oleh lepuh kecil dan sisik, yang biasanya ditemukan di daerah yang hangat dan lembab seperti ketiak atau di antara jari kaki.
Infeksi jamur lain yang umum pada penderita diabetes termasuk kurap, gatal di selangkangan, dan infeksi jamur vagina.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.