Ilustrasi seseorang sedang overthinking. (Pinterest/Freepik)
Terlalu banyak berpikir dapat berisiko mengganggu jalannya sistem organ kardiovaskuler, lho Beauty. Beberapa masalah yang dapat terjadi, misalnya pusing, sakit dada, dan takikardia (detak jantung di atas normal).
Seseorang yang overthinking juga rentan melakukan penyalahgunaan zat, mengalami depresi, dan gangguan tidur. Hal ini turut membuat kondisi sistem kardiovaskuler memburuk.
Berpikir berlebihan hingga stres dapat membuat daya tahan tubuh menjadi lemah. Hal ini mengakibatkan kamu menjadi mudah untuk jatuh sakit dan terserang infeksi penyakit.
Hal ini lagi-lagi karena pengaruh hormon kortisol saat kamu sedang stres. Pelepasan hormon tersebut dapat melemahkan sistem imunitas tubuhmu.
Overthinking turut berdampak pada kesehatan kulit. Perasaan cemas dan khawatir berlebihan yang terjadi secara intens dapat menyebabkan gangguan kulit. Beberapa gangguan yang bisa terjadi di antaranya dermatitis atopik, psoriasis, pruritus, dan masih banyak yang lain.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.