Ilustrasi nyeri dada karena angin duduk. (Pinterest/Freepik)
Penyakit ini dikenal dengan pleuritis atau iritasi pada lapisan paru-paru. Selain nyeri dada, radang selaput paru-paru juga ditandai dengan nyeri saat bernapas, batuk, dan juga bersin.
Nyeri dada juga bisa terjadi karena GERD. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa asam di mulut dan sensasi terbakar di dada dan tenggorokan.
Nyeri dada juga bisa muncul karena otot yang tegang. Batuk yang sangat keras dapat melukai otot dan tendon di antara tulang rusuk, sehingga menyebabkan nyeri pada dada.
Nah, itulah beberapa penyebab nyeri dada yang perlu diwaspadai. Semoga bermanfaat!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.