Menu

Gegara Sering Hubungan Seks Bisa Bikin Vagina Longgar dan Kendur? Ternyata Ini Lho 3 Penyebabnya!

14 Juni 2022 13:20 WIB
Gegara Sering Hubungan Seks Bisa Bikin Vagina Longgar dan Kendur? Ternyata Ini Lho 3 Penyebabnya!

Ilustrasi Vagina (Pexel/Cliff Booth)

HerStory, Jakarta —

Sebagai wanita, kamu harus tahu apa saja hal yang bisa terjadi pada vagina kamu. Salah satunya adalah penyebab vagina kendur. Hal ini tentu tak salah namun apabila itu sudah menyangkut masalah kesehatan, kamu harus lebih waspada.

Seperti stres inkontinensia urin atau kebocoran urin selama aktivitas seperti batuk, bersin atau berolahraga juga kepuasan seksual yang buruk dan otot dasar panggul yang lemah.

Sering berhubungan seksual juga sebenarnya tak ada kaitannya dengan vagina yang terasa longgar.

"Otot-otot elastis vagina bisa meregang dan kembali ke bentuk semula. Bahkan, otot-otot di sekitar vagina bisa diperkuat dengan cepat," kata Cheryl Han, Principal Consultant di Orchard Clinic, dikutip dari Asia One.

Proses kehamilan, persalinan, dan menopause justru jadi penyebab umum vagina melonggar, kata Cheryl.

"Melahirkan membutuhkan vagina untuk meregangkan selama persalinan, dan perubahan hormonal dengan menopause juga menyebabkan kulit, jaringan, dan otot dalam tubuh melemah dan kehilangan elastisitas," jelasnya.

Dia menambahkan bahwa kerusakan pada kulit, jaringan atau otot saat melahirkan juga dapat menyebabkan perubahan pada vulva dan vagina, yang dapat membuat perbedaan dengan seberapa longgar atau ketatnya vagina.

Sedangkan menopause membuat vagina berubah dengan lapisan mukosa yang sebelumnya tebal dan lembab menjadi lapisan mukosa yang tipis, rapuh, dan kering.

Meski begitu, latihan kegel dapat bantu mengencangkan dinding vagina. Tetapi jika tak ingin meluangkan waktu dan tenaga, dapat menjalani perawatan non-invasif dengan menggunakan ultrasound dan frekuensi radio untuk meningkatkan kolagen di area vagina dan memperbaiki keriput atau kulit kendor.

Teknologi elektromagnetik terfokus memperkuat otot-otot dasar panggul dan mendorong dasar panggul yang lebih kencang dan kuat.

Cheryl menjelaskan bahwa dasar panggul terdiri dari sekelompok otot yang menopang kandung kemih, rahim, dan rektum. Perannya cukup penting, bukan hanya bagi kekencangan kulit vagina.

"Dasar panggul yang kencang sangat penting untuk fungsi otot inti dalam kita, membantu mengobati atau mencegah inkontinensia dan meningkatkan kepuasan seksual," pungkasnya.

Baca Juga: Dokter Boyke Bongkar 3 Tips Bermain Cinta yang Bikin Ketagihan, Wajib Coba!

Baca Juga: Dokter Boyke Beberkan 4 Posisi Hubungan Intim yang Bikin Ibu Hami Bergairah, Simak Moms!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di Suara.com

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Oleh: Azka Elfriza