Menu

Seberapa Sering Lansia Melakukan Hubungan Seks? Gini Kata Studi

28 Juni 2022 15:15 WIB
Seberapa Sering Lansia Melakukan Hubungan Seks? Gini Kata Studi

Pasangan lansia ilustrasi (Unsplash/Esther Ann)

HerStory, Jakarta —

Banyak yang menganggap hubungan seks semakin kurang enak seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia. Beberapa pasangan gak lagi memiliki keinginan untuk melakukan sesuatu yang menggairahkan di ranjang.

Dengan jadwal kerja yang melelahkan berbenturan dengan mengurus rumah tangga dan anak-anak, pasangan jarang punya waktu untuk diri sendiri, apalagi untuk seks.

Oleh karena itu, pada saat pasangan mencapai usia 50 tahun, kebanyakan dari mereka mengurangi aktivitas seksual mereka hingga hampir setengahnya.

Dilansir dari Times of India, penelitian telah menyatakan bahwa pasangan menikah yang telah mencapai usia akhir 40-an atau awal 50-an cenderung berhubungan seks sekali dalam 10 hari.

Namun, itu gak sama untuk semua pasangan karena persentase yang sangat kecil dari mereka merasa bahwa seks lebih baik sekarang setelah mereka berusia hampir 50 tahun.

Banyak pasangan telah melaporkan bahwa mereka gak merasa perlu berhubungan seks ketika mereka bertambah tua. Bagi mereka, kualitas pernikahan lebih penting daripada seks.

Bagi pasangan lain, beberapa lebih menikmati berhubungan seks karena tidak ada ketegangan untuk hamil setelah wanita tersebut mengalami menopause. Waktu juga merupakan alasan utama mengapa beberapa pasangan yang lebih tua gak dapat atau dapat menikmati seks.

Beberapa pasangan mulai menikmati seks secara menyeluruh karena mereka tidak memiliki tekanan untuk terlihat bagus saat telanjang atau memberikan penampilan yang luar biasa di tempat tidur. Dengan bertambahnya usia, mobilitas seseorang melambat dan menjadi sangat wajar jika seseorang tidak dapat melakukan dengan baik, dalam hal jenis kelamin.

Selain itu, ketika pasangan menjadi lebih tua dan anak-anak mereka mencoba mengukir kehidupan mereka sendiri, pasangan mulai lebih sering menikmati seks karena mereka tidak perlu lagi menghadapi ketegangan dan stres membesarkan anak-anak mereka, yang sebenarnya merupakan salah satu salah satu alasan utama mengapa pasangan berhenti berhubungan seks di usia pertengahan 30-an.

Namun, jumlah pasangan lansia yang menikmati seks hanya merupakan sebagian kecil dari populasi. Padahal, di sisi lain, beberapa pasangan yang lebih tua tidak bisa berhubungan seks karena mungkin pasangannya tidak merasakan kebutuhan atau keinginan yang sama, atau ada masalah kinerja.

Sebagian besar orang kehilangan hasrat seksual mereka saat mereka bertambah tua karena kelelahan, stres, konflik yang belum terselesaikan dll. Wanita cenderung kehilangan minat pada seks terutama, ketika mereka mengalami menopause yaitu waktu yang menandai akhir dari siklus menstruasi.

Banyak juga yang mengalami kekeringan vagina saat mereka bertambah tua dan ini juga merupakan penyebab utama hilangnya gairah seksual.

Baca Juga: Ssst! Wanita Harus Tahu, 3 Tanda Suami Ingin Bercinta, Jangan Ditolak Ya!

Baca Juga: Ternyata Ini Lho Alasan 'Bercinta' Sangat Menyakitkan Bagi Wanita, Working Moms Perlu Tahu!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di Suara.com

Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Oleh: Cherryn Lagustya