Jus buah. (Freepik/detry)
Di Inggris, NHS menganjurkan “jus buah yang diencerkan (satu bagian buah dengan 10 bagian air) dapat diberikan kepada anak-anak sebagai pendamping makanan mereka setelah usia 6 bulan.”
Potensi bahayanya bagi bayi
Berikut adalah beberapa potensi bahaya bagi bayi dan anak-anak.
Jadi Moms, memberikan buah utuh justru lebih bermanfaat bagi bayi dan anak daripada jus. Karena buah yang dijus sudah kehilangan serat penting yang dibutuhkan tubuh.
Jika Moms tetap ingin memberikan jus pada anak, sebaiknya tambahkan air matang dengan perbandingan 1:10 (satu bagian buah, sepuluh bagian air matang), juga hindari menambahkan gula. Dan ingat, jangan lebih dari 120ml* per harinya.
Yang Terbaik adalah Mengonsumsi Buah dan Sayuran Utuh
Jika anak Anda sudah besar dan bisa mengonsumsi buah serta sayur, akan lebih baik jika Moms memberi mereka buah dan sayuran utuh. Iklan-iklan jus sering mengklaim bahwa minum jus lebih baik daripada mengonsumsi buah dan sayuran utuh, karena menghilangkan serat membuat nutrisi lebih mudah diserap.
Namun, menurut Healthline, Tak ada penelitian ilmiah untuk mendukung ini. Faktanya, Anda mungkin membutuhkan kandungan serat buah atau sayuran untuk merasakan manfaat kesehatan penuh dari tanaman.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di The Asian Parent
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan The Asian Parent. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.