Beauty, kata keluarga bisa mengingatkan kita pada serangkaian emosi yang kompleks. Bergantung pada masa kecil kamu dan situasi keluarga saat ini, perasaan ini sebagian besar bisa positif, sebagian besar negatif, atau campuran keduanya.

Kalau kamu pernah mengalami dinamika keluarga yang beracun, perasaan kamu mungkin lebih dari sekadar frustrasi atau gangguan. Sebaliknya, berinteraksi dengan atau bahkan memikirkan keluarga kamu dapat menyebabkan tekanan emosional yang signifikan.

Dilansir dari Healthline, dinamika keluarga yang beracun atau nggak berfungsi mungkin sulit dikenali, terutama jika kamu masih tertanam di dalamnya. Berikut adalah beberapa tanda umum dan apa yang harus dilakukan jika kamu mengenalinya dalam keluarga kamu sendiri.

Pikirkan kembali masa kecil kamu. Banyak orang nggak menyadari pengaruh lingkungan keluarga mereka selama masa kanak-kanak sampai mereka menjadi dewasa.

Tanda-tanda berikut menunjukkan bahwa kamu mungkin pernah mengalami lingkungan keluarga yang beracun saat tumbuh dewasa.

Baca Juga: Wow! Ternyata Inilah 5 Tempat Pemicu Serangan Panik!