Daging Kurban (Foto:Shutterstock)
Moms, agar tidak bingung, inilah beberapa aturan yang dianjurkan dalam mengolah daging sapi menjadi MPASI si kecil:
1. Pilihan daging
Pilihlah daging dengan kualitas yang baik, serta tanpa lemak atau rendah lemak.
2. Cara memasak
Untuk cara memasak, yang dianjurkan yaitu dengan dipanggang, dikukus dan diolah menggunakan slow cooker. Jangan lupa untuk memotong daging menjadi potongan kecil agar daging cepat matang dan masak sempurna.
Apabila Moms memasak daging sapi dengan cara merebus, itu dapat melarutkan sebagian nutrisi daging ke air rebusan. Air rebusan itu memang dapat diberikan pada bayi dalam bentuk kaldu, tapi menjadi catatan jika sebagian bayi ada yang belum terbiasa dengan rasa daging.
3. Tekstur daging
Saat pemberian awal MPASI, daging dapat diolah menjadi puree sehingga teksturnya halus. Puree daging ini bisa Moms campur dengan sayur dan buah agar bayi lebih mau menerimanya.
Kemudian, seiring bertambahnya usia bayi, cara mengolah daging sapi pun berubah, bisa ditingkatkan teksturnya. Misalnya, dengan dicincang kasar dan daging yang disuwir-suwir, sehingga saat usianya 1 tahun, anak dapat terbiasa makan makanan orang dewasa.
4. Menyimpan makanan
Setelah dimasak, makanan berbahan dasar daging dapat dibekukan di kulkas. Namun, beberapa orangtua ada yang tidak mau melakukannya, karena tekstur daging akan menjadi lebih kasar ketika dihangatkan kembali.
5. Hindari daging olahan untuk mpasi daging sapi bayi
Sebaiknya Moms menghindari produk daging olahan seperti sosis, kornet, dan lainnya untuk diberikan pada bayi. Sebab, daging olahan memiliki kandungan garam yang tinggi, pengawet dan penambah rasa buatan.
Itulah informasi terkait MPASI daging sapi yang bisa Moms berikan pada bayi saat ia mulai belajar makan makanan padat. Semoga si kecil suka ya!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di The Asian Parent
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan The Asian Parent. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.