Menu

Terapkan Kalau Gak Mau Nyesal! 7 Aktivitas Belajar Anak yang Perlu Dijadikan Kebiasaan, Kamu Sudah Tahu?

14 September 2022 11:30 WIB
Terapkan Kalau Gak Mau Nyesal! 7 Aktivitas Belajar Anak yang Perlu Dijadikan Kebiasaan, Kamu Sudah Tahu?

Ilustrasi anak-anak bermain bersama. (Freepik/rawpixel.com)

HerStory, Jakarta —

Beberapa orang mungkin menganggap belajar adalah hal yang membosankan dan hampa dibandingkan aktivitas lainnya. Namun, dengan belajar kita bisa menjadi lebih paham dengan masyarakat dan kehidupan lho!

Belajar adalah aktivitas umum yang dilakukan semua kalangan mulai dari kalangan pelajar hingga orang dewasa. Dalam kata lain, belajar sudah menjadi aktivitas dasar setiap orang apalagi yang mnegenyam ilmu di lembaga pendidikan.

Menurut Cronbach, belajar sebagai bentuk (aktivitas) yang ditunjukkan oleh perubahan tingkah laku hasil dari pengalaman. Perubahan yang dimaksud di sini tentunya sesuai dengan perubahan yang dimaksud dengan si pelajar. Dalam proses belajar, seseorang tak akan dapat menghindarkan diri dari suatu situasi. Situasi menentukan aktivitas apa yang dilakukan dalam rangka belajar. Setiap situasi akan memberikan kesempatan belajar kepada seseorang. Oleh karena itu, berikut tujuh aktivitas belajar seperti disebutkan dalam buku “Psikologi Belajar” karangan Drs. Syaiful Bahri Djamarah. 

1. Mendengarkan 

Mendengarkan salah satu aktivitas belajar yang diakui kebenarannya dalam dunia pendidikan formal persekolahan, maupun pendidikan non formal. Aktivitas mendengarkan dalam proses belajar jelas tak asing dalam pendidikan formal, misalnya seorang guru ataupun dosen menggunakan metode ceramah saat memberikan pengajaran, maka siswa (mahasiswa) patut untuk mendengarkan apa yang disampaikan oleh guru (dosen). Bahkan menjadi pendengar yang baik dituntut bagi setiap orang guna bisa memahami sesuatu secara utuh. Meskipun di sela-sela pengajaran itu ada waktu untuk mencatat dan berdiskusi.

Diakui memang bahwa mendengarkan bukan satu-satunya aktivitas belajar. Hal ini disebabkan karena ada orang yang tuna rungu belajar yang tak mempergunakan aktivitas mendengarkan, melainkan hanya melalui visual (penglihatan). Tetapi aktivitas mendengarkan sangat penting diperhatikan bagi mereka yang tak tuna rungu.

2. Memandang

Memandang adalah proses mengalihkan penglihatan ke suatu objek. Aktivitas memandang ini tentu berhubungan erat dengan mata. Misalnya dalam pendidikan, seorang pelajar bisa memandang papan tulis yang sudah ditulis oleh guru. Tulisan yang pelajar pandang itu selanjutnya akan menimbulkan kesan dan tersimpan dalam otak. Pada dasarnya maksud dari aktivitas memandang dalam belajar guna memberikan perubahan tingkah laku bagi orang yang memandang secara positif.

Penting diingat bahwa tak semua aktivitas memandang berarti belajar. Aktivitas memandang dalam arti belajar adalah aktivitas memandang yang bertujuan sesuai dengan kebutuhan untuk mengadakan perubahan tingkah laku yang positif. Aktivitas memandang tanpa tujuan bukanlah termasuk perbuatan belajar. Meskipun pandangan itu tertuju pada suatu objek tertentu, tetapi jika tak memiliki tujuan yang ingin dicapai, maka pandangan yang demikian itu tak termasuk belajar.

Baca Juga: Moms Harus Tau! Begini Cara Mengenali 4 Tipe Gaya Belajar Anak

Baca Juga: Moms Jangan Kelimpungan! Begini Lho Cara Bikin Anak Rajin dan Semangat untuk Belajar

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.