Menu

Terapkan Kalau Gak Mau Nyesal! 7 Aktivitas Belajar Anak yang Perlu Dijadikan Kebiasaan, Kamu Sudah Tahu?

14 September 2022 11:30 WIB
Terapkan Kalau Gak Mau Nyesal! 7 Aktivitas Belajar Anak yang Perlu Dijadikan Kebiasaan, Kamu Sudah Tahu?

Ilustrasi anak-anak bermain bersama. (Freepik/rawpixel.com)

3. Menulis atau mencatat

Menulis atau mencatat menjadi hal terpenting dan tak terpisahkan dengan aktivitas belajar. Misalnya dalam pendidikan tradisional mencatat sudah menjadi hal yang sering dilakukan. Ketika guru selesai menjelaskan, maka seorang pelajar patut untuk mencatat setiap informasi penting yang dinilai dapat memberikan manfaat dalam pencapaian tujuan belajar. 

Saat mencatat tak sekedar mencatat, tetapi mencatat yang dapat menunjang pencapaian belajar. Artinya dalam belajar seseorang memahami tujuan dan kebutuhannya dalam mencatat, jangan sampai mencatat sembarangan karena bisa saja hanya mendatangkan kerugian material maupun pemikiran. Dalam proses mencatat (menulis) juga tak dibenarkan menjiplak atau mengcopy karya orang lain yang bisa terindikasi pada hak cipta. 

4. Membaca

Aktivitas membaca merupakan aktivitas yang banyak dilakukan dalam proses pendidikan formal. Membaca tak melulu harus buku, tetapi membaca dapat pula membaca dengan bantuan smartphone dan alat canggih yang lain di internet. Membaca sejatinya sebagai jalan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, sehingga dapat menjadi orang yang cerdas, dan bagi mereka yang mengabaikan untuk membaca bisa saja akan dilanda kebodohan.

Cara dan teknik untuk membaca mungkin setiap orang memilikinya dengan cara yang berbeda, artinya penting untuk mengenali cara belajar yang tepat sesuai versi sendiri yang membuat nyaman saat membaca dan bisa mencapai suatu tujuan membaca. Maka dari itulah pilihlah teknik membaca sesuai dengan karakteristik pribadi, dengan tak mengabaikan pola-pola umum dalam belajar. 

5. Mengingat 

Mengingat menjadi faktor penting dalam hal proses belajar. Mengingat merupakan gejala psikologis yang dapat dilihat dari sikap dan perbuatannya. Proses mengingat di sini adalah kemampuan jiwa untuk memasukkan, menyimpan, dan menimbulkan kembali hal-hal yang berlalu atau sudah pernah dilewati sebelumnya. Proses ingatan seseorang sangat ditentukan oleh beberapa faktor, di antaranya sifat seseorang, alam sekitar, keadaan jasmani, keadaan rohani, dan umur seseorang. 

6. Berpikir 

Berpikir juga aktivitas penting dalam proses belajar. Berpikir tentunya membuat seseorang dapat menemukan hal baru, setak-taknya orang menjadi tahu hubungan antara sesuatu dengan sesuatu yang lain. Berpikir yang dimaksud di sini tentu bukanlah sembarangan berpikir, tetapi ada draf tertentu, mulai dari taraf berpikir yang rendah sampai pada taraf berpikir yang tinggi. 

7. Latihan atau praktek

Latihan atau praktek menjadi hal penting dilakukan setelah melalui berbagai proses belajar yang lain. Belajar sambil berbuat merupakan bagian dari latihan. Melalui latihan menjadi hal penting untuk memperkuat ingatan. Misalnya seseorang telah mempelajari rumus matematika atau rumus bahasa, maka penting membuat latihan sebanyak-banyaknya agar rumus tersebut tak terlupakan. Dengan banyak latihan memungkinkan seseorang dapat menerima kesan-kesan secara fungsional dan termasuk aktivitas belajar yang optimal. 

Nah, itulah Moms tujuh aktivitas belajar yang sangat penting diperhatikan dan memang saling terkait satu sama lain. Berbagai aktivitas tersebut tentu dapat mendorong berhasilnya suatu tujuan belajar, dan tentunya dapat mendorong diri bisa lebih mengetahui banyak hal dan pengembangan diri pun dapat terwujud dengan baik. 

Baca Juga: Moms Harus Tau! Begini Cara Mengenali 4 Tipe Gaya Belajar Anak

Baca Juga: Moms Jangan Kelimpungan! Begini Lho Cara Bikin Anak Rajin dan Semangat untuk Belajar

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Halaman: