Ilustrasi wanita mengalami long Covid. (Times of India/Edited By HerStory)
Kondisi ini biasanya terjadi sekitar 6-7 hari setelah gejala Covid-19 muncul. Selain demam dan sesak napas, badai sitokin juga menyebabkan berbagai gejala, seperti:
- Kedinginan atau menggigil
- Kelelahan
- Pembengkakan di tungkai
- Mual dan muntah
- Nyeri otot dan persendian
- Sakit kepala
- Ruam kulit
- Batuk
- Napas cepat
- Kejang
- Sulit mengendalikan gerakan
- Kebingungan dan halusinasi
- Tekanan darah sangat rendah
- Penggumpalan darah
Penderita Covid-19 yang mengalami badai sitokin memerlukan perawatan di unit perawatan intensif (ICU). Beberapa langkah penanganan yang akan dilakukan dokter, di antaranya:
1. Pemantauan tanda-tanda vital, yang meliputi tekanan darah, denyut nadi, pernapasan, dan suhu tubuh, secara intensif
2. Pemasangan mesin ventilator
3. Pemberian cairan melalui infus
4. Pemantauan kadar elektrolit
5. Cuci darah (hemodialisis)
6. Pemberian obat anakinra atau tocilizumab (actemra) untuk menghambat aktivitas sitokin
Meski begitu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui penanganan yang tepat terhadap penderita COVID-19 yang mengalami badai sitokin.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.