Tanpa disadari, kamu mungkin sering mengkonsumsi makanan fementasi. Fermentasi adalah proses pemecahan gula oleh bakteri dan ragi. Makanan yang di fermentasi terbukti baik untuk kesehatan. 

Makanan ini dapat meningkatkan jumlah bakteri bermanfaat atau probiotik di dalam usus. Semakin banyak bakteri baik dalam usus, maka sistem pencernaan pun akan semakin lancar. Merangkum dari berbagai sumber, Kamis (5/11/2020) berikut jenis makanan fermentasi dan manfaatnya.

1. Tempe

Tempe termasuk salah satu sumber protein nabati yang murah, mudah didapatkan, dan tentunya padat gizi. Pasalnya, tempe mengandung kaya asam amino esensial yang dibutuhkan untuk metabolisme dan kesehatan tubuh. Makanan yang terbuat dari fermentasi kedelai ini juga kaya probiotik alias bakteri baik. Tempe dapat menambah jumlah bakteri alami dalam usus. Semakin banyak probiotik, maka sistem pencernaan jadi semakin lancar dan terhindar dari sembelit alias susah buang air besar.

2. Acar

Tidak lengkap rasanya jika makan nasi goreng atau sate tanpa kehadiran acar. Makanan ini terbuat dari campuran timun, wortel, dan bawang yang dipotong-potong, kemudian difermentasi dengan gula, garam, dan cuka sehingga rasanya sangat segar saat disantap bersama makanan lainnya.

Saat sayuran tersebut difermentasi, bakteri baik di dalam cuka dapat membantu memecah gula dan selulosa yang sulit dicerna dalam makanan. Bakteri inilah yang membantu menjaga makanan tetap awet sekaligus menambah jumlah bakteri baik dalam usus.

Baca Juga: Selain Wortel, 7 Makanan Ini Baik untuk Meningkatkan Kesehatan Mata Anak