Menu

Bisa Sebabkan Ginjal Kronis, Ini Penjelasan Lengkap Mengapa Makan Jengkol Itu Berbahaya

04 November 2022 22:25 WIB
Bisa Sebabkan Ginjal Kronis, Ini Penjelasan Lengkap Mengapa Makan Jengkol Itu Berbahaya

Ilustrasi olahan jengkol. (Pinterest/Edited by HerStory)

HerStory, Bandung —

Jengkol adalah makanan yang paling populer di Indonesia bahkan Asia Tenggara. Jengkol sendiri bisa diolah dengan berbagai macam masakan, seperti semur, sambal goreng, emping, campuran dalam rendang, atau bisa langsung dimakan.

Selain rasanya yang lezat, jengkol juga memiliki banyak nutrisi penting, seperti vitamin A dan B, zat besi, kalsium, serta fosfor. Karena nutrisi tersebut, jengkol dapat menurunkan tekanan darah, mempercepat penyembuhan luka, serta banyak manfaat lainnya.

Namun, selain kandungan nutrisi tersebut, jengkol juga mengandung senyawa asam jengkolat yang bisa menyebabkan keracunan apabila terakumulasi terlalu banyak di dalam tubuh. Kira-kira apa saja bahaya yang terjadi jika mengonsumsi jengkol secara berlebihan? Yuk, simak penjelasan berikut ini!

1. Gangguan Pencernaan

Umumnya, seseorang akan menunjukkan gejala keracunan jengkol pada 5-12 jam setelah mengonsumsi jengkol. Gejala yang timbul dapat berupa nyeri perut, mual, diare, muntah, nyeri saat berkemih, serta adanya darah pada urine.

Jika berlanjut terus, dapat terjadi gagal ginjal yang ditandai dengan tidak keluarnya air kemih atau air kemih yang keluar dengan jumlah yang sangat sedikit.

Banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang mengalami keracunan jengkol. Di antaranya daya tahan tubuh, keasaman lambung, jumlah jengkol yang dikonsumsi, usia biji jengkol, dan cara memasaknya.

Baca Juga: Jangan Disepelekan, Ternyata Jengkol Punya Kandungan Gizi yang Lengkap Lho!

Baca Juga: Bisa Sebabkan Keracunan, Ini 5 Bahaya Mengonsumsi Jengkol Secara Berlebihan

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.