Menu

Contouring Kini Tak Lagi Ngejar Wajah Tirus, yang Natural Makin Jadi Standar!

01 Agustus 2026 20:45 WIB

Botox Derma Express (Istimewa)

HerStory, Jakarta —

Tren perawatan estetika terus berkembang. Jika dulu banyak orang mengejar perubahan wajah yang terlihat drastis, kini pendekatan yang lebih natural justru semakin diminati. 

Contouring modern tak lagi berfokus pada wajah yang sangat tirus, melainkan menciptakan proporsi yang seimbang dengan tetap mempertahankan karakter asli setiap individu.

Salah satu prosedur yang banyak digunakan untuk mendukung pendekatan tersebut adalah botox. Treatment ini bekerja dengan mengurangi aktivitas otot tertentu secara sementara sehingga dapat membantu menyamarkan garis ekspresi sekaligus memberikan tampilan wajah yang lebih segar dan proporsional.

Penggunaan botox pun tidak terbatas pada area dahi atau sekitar mata. Dalam praktiknya, tindakan ini juga dapat diaplikasikan pada otot rahang (masseter) untuk membantu membentuk garis wajah. Selain itu, botox juga dapat disesuaikan untuk kebutuhan lain, seperti mengatasi gummy smile maupun keringat berlebih, berdasarkan hasil konsultasi dengan dokter.

Sebelum menjalani tindakan, setiap pasien perlu melalui tahap konsultasi dan analisis wajah. Beauty, proses ini menjadi langkah penting karena kondisi anatomi, kekuatan otot, simetri wajah, hingga kebutuhan masing-masing individu akan memengaruhi penentuan dosis maupun titik injeksi.

Chief Operating Officer (COO) Derma Express Indonesia, dr. Angel, menjelaskan bahwa tujuan contouring saat ini bukan sekadar mengubah bentuk wajah.

"Contouring bukan sekadar membuat wajah terlihat lebih tirus. Tujuannya adalah menciptakan proporsi yang seimbang tanpa menghilangkan karakter alami pasien. Karena itu, setiap tindakan perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu," ujar dr. Angel.

Meski prosedurnya relatif singkat dan memiliki masa pemulihan yang minimal, botox tetap termasuk tindakan medis yang memerlukan penanganan oleh tenaga kesehatan yang kompeten. Karena itu, masyarakat disarankan tidak hanya mempertimbangkan hasil akhir, tetapi juga memastikan tindakan dilakukan di klinik terpercaya dengan produk yang jelas serta melalui konsultasi terlebih dahulu.

Pendekatan yang dipersonalisasi juga menjadi alasan hasil treatment dapat berbeda pada setiap orang. Perbedaan struktur wajah, kondisi otot, hingga kebutuhan masing-masing pasien membuat dosis maupun teknik penyuntikan tidak bisa disamaratakan.

Seiring meningkatnya minat terhadap hasil yang tampak alami, tren contouring pun semakin mengarah pada konsep personalized beauty. Fokusnya bukan lagi mengubah wajah agar menyerupai standar tertentu, melainkan menonjolkan proporsi yang harmonis dengan karakter alami setiap individu.

Melalui pendekatan tersebut, perawatan estetika kini tidak hanya mempertimbangkan aspek penampilan, tetapi juga keamanan tindakan dan kesesuaian treatment berdasarkan evaluasi dokter. Dengan begitu, setiap prosedur dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien sehingga hasil yang diperoleh tetap terlihat natural dan proporsional.

Top Stories

Artikel Pilihan