Menu

Anak Belajar Paling Efektif Saat Bermain, Ini Alasannya!

24 Agustus 2026 09:40 WIB

Frisian Flag (istimewa)

HerStory, Jakarta —

Beauty, bermain ternyata bukan sekadar aktivitas untuk mengisi waktu luang anak. Lewat permainan yang melibatkan gerak, musik, dan interaksi, anak usia dini dapat belajar sekaligus mengembangkan kemampuan motorik, konsentrasi, kerja sama, dan rasa percaya diri. Pendekatan belajar sambil bermain ini diterapkan dalam Lomba Gerak Cermat Frisian Flag yang melibatkan lebih dari 10.000 anak PAUD di lima kota.

Kegiatan yang digelar dalam rangka perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut berlangsung melalui kerja sama Frisian Flag Indonesia (FFI) dengan TP PKK Kota Semarang dan Yogyakarta serta HIMPAUDI untuk Kota Solo, Surabaya, dan Malang. Rangkaian kegiatan dimulai di Semarang, kemudian berlanjut ke Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Kabupaten Malang.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak mengikuti senam kreatif dan berbagai permainan edukatif. Aktivitas itu dirancang agar proses belajar terasa menyenangkan sekaligus memberi ruang bagi anak untuk aktif bergerak dan berinteraksi dengan teman sebaya.

Eviana, Senior Brand Manager FFI, mengatakan kesempatan bergerak menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, selain pemenuhan nutrisi.

"Waktu belajar terbaik anak-anak adalah saat mereka bermain. Melalui Gerak Cermat Frisian Flag, kami ingin menghadirkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus mengajak orang tua dan guru membangun kebiasaan bergerak aktif sejak dini. Bersama pemenuhan nutrisi yang tepat, kebiasaan sederhana ini menjadi bekal penting agar anak tumbuh sehat, percaya diri, dan siap belajar. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Frisian Flag Indonesia untuk mewujudkan visi Nourishing Indonesia (Menutrisi Indonesia)," ujarnya.

Pentingnya aktivitas fisik pada usia dini juga tercermin dalam rekomendasi World Health Organization (WHO). Anak usia prasekolah dianjurkan melakukan aktivitas fisik sedikitnya tiga jam setiap hari untuk mendukung perkembangan motorik, kemampuan berpikir, kesehatan fisik, hingga kesiapan belajar.

Pada pembukaan kegiatan di Semarang, Wakil Wali Kota Semarang, Ir. H. Iswar Aminuddin, M.T., turut menyoroti manfaat aktivitas tersebut bagi tumbuh kembang anak. Ia menyebut permainan yang dilakukan tidak hanya menghadirkan kegembiraan, tetapi juga melatih sejumlah kemampuan penting.

“Gerak Cermat bukan sekadar lomba. Di dalamnya ada latihan konsentrasi, kekompakan, dan kegembiraan bergerak aktif yang menjadi bagian penting dari tumbuh kembang anak usia dini. Kebiasaan hidup sehat yang ditanamkan sejak PAUD diharapkan dapat terbawa hingga mereka dewasa. Pemerintah Kota Semarang berkomitmen mendukung berbagai upaya yang mendorong tumbuh kembang optimal anak, karena dari anak-anak yang sehat dan aktif hari ini, kita menyiapkan generasi Kota Semarang yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan," tuturnya.

Selain aktivitas fisik, pemenuhan nutrisi seimbang juga menjadi bagian dari pembahasan tumbuh kembang anak. Hasil South East Asian Nutrition Surveys II (SEANUTS II) yang diprakarsai FrieslandCampina menunjukkan pemenuhan sejumlah zat gizi penting pada anak Indonesia masih menjadi tantangan. Karena itu, aktivitas fisik dan pola makan bergizi seimbang perlu berjalan beriringan dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini.

Share Artikel:

Oleh: Azka Elfriza

Artikel Pilihan