Menu

Bukan Sekadar Senyum, Kesehatan Mulut Jadi Bagian dari Persiapan Kholidin Menuju Para Games 2026, Ini Kisahnya

24 September 2026 19:45 WIB

Sumber: istimewa

HerStory, Jakarta —

Bagi atlet, persiapan menuju kompetisi tidak hanya berkaitan dengan latihan fisik dan perlengkapan olahraga. Bagi Kholidin, atlet para panahan Indonesia, kesehatan gigi dan mulut justru menjadi bagian penting karena ia menggunakan mulut dan giginya dalam teknik menarik serta melepaskan tali busur.

Melihat kebutuhan tersebut, Pepsodent melalui inisiatif “Bite Into Glory” memberikan dukungan kesehatan mulut yang disesuaikan dengan kebutuhan Kholidin menjelang Para Games 2026 di Jepang. Dukungan tersebut mencakup perawatan periodontal profesional di Solo serta peningkatan rutinitas perawatan mulut untuk membantu menjaga kesehatan mulut secara menyeluruh.

Kolaborasi ini sekaligus membawa perhatian pada peran kesehatan mulut dalam dunia olahraga. Bagi Kholidin, menjaga gigi dan mulut bukan hanya berkaitan dengan kesehatan sehari-hari, tetapi juga dengan teknik yang menjadi bagian dari performanya sebagai atlet.

Ribuan Anak Panah Membuat Gigi dan Mulut Bekerja Keras

Kholidin telah menekuni olahraga panahan sejak 2017. Selama bertahun-tahun, ia terus berlatih, bereksperimen, dan menyempurnakan teknik hingga mampu menarik dan melepaskan tali busur menggunakan mulut dan giginya.

Dalam latihan intensif, Kholidin biasanya melepaskan sekitar 250 hingga 500 anak panah per hari. Pada fase latihan puncak, jumlahnya bahkan dapat mencapai 600 anak panah.

Intensitas tersebut membuat gigi, gusi, dan rahangnya secara berulang menopang mekanisme yang dibutuhkan untuk menarik dan melepaskan tali busur. Karena itu, kesehatan mulut menjadi salah satu bagian yang perlu dijaga dalam persiapannya sebagai atlet.

“Saya menyadari bahwa cara saya memanah sekarang sudah tidak sama seperti sebelumnya, tetapi kecintaan saya terhadap olahraga ini tidak pernah berubah. Bagi saya, yang terpenting adalah terus mencari cara untuk menjadi lebih baik. Setiap latihan, setiap proses, dan setiap kemajuan menjadi motivasi bagi saya untuk terus melangkah maju,” ujar Kholidin.

Perawatan Gigi Jadi Bagian dari Persiapan Atlet

Rikka Anggitha, Oral Care Category Lead, Unilever Indonesia, mengatakan perjalanan Kholidin menunjukkan bagaimana konsistensi, kerja keras, dan kegigihan dapat mendorong seorang atlet untuk terus berkembang.

Menurutnya, bagi Kholidin, gigi dan mulut bukan hanya penting untuk kesehatan sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian dari teknik yang dikembangkan untuk berlatih dan bertanding.

Melalui Bite Into Glory, Pepsodent memberikan dukungan untuk membantu Kholidin menjaga kesehatan mulut sekaligus mendampinginya menuju panggung internasional. Kholidin sendiri telah lama menggunakan Pepsodent sehingga kolaborasi tersebut dinilai menjadi langkah yang natural.

Dari sisi kesehatan, dr. Mirah, Pepsodent Expert, menjelaskan bahwa intensitas latihan Kholidin serta penggunaan gigi dan mulut dalam teknik memanah membuat kesehatan gusi dan jaringan gigi menjadi hal yang penting.

Perawatan periodontal yang tepat, menurutnya, dapat membantu menjaga kondisi kesehatan mulut agar tetap optimal dan kuat sehingga Kholidin dapat terus menjalani latihan dalam persiapannya menuju kompetisi internasional.

Menuju Para Games 2026 di Jepang

Menjelang Para Games 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 18–24 Oktober 2026 di Prefektur Aichi, Jepang, Kholidin terus mematangkan persiapannya melalui latihan yang terfokus dan konsisten.

Ia juga berkomitmen untuk terus meningkatkan performanya sebagai atlet dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia.

“Bagi saya, setiap kompetisi adalah kesempatan untuk belajar, mengevaluasi diri, dan terus berkembang. Teknik saya mungkin berbeda, tetapi ambisi saya sebagai atlet tetap sama: menjadi lebih baik setiap hari dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” ujar Kholidin.

Ia mengatakan telah menggunakan Pepsodent selama bertahun-tahun. Karena itu, dukungan melalui kolaborasi tersebut menjadi bagian yang berarti dalam mengejar target-target yang lebih besar dalam perjalanan kariernya sebagai atlet.

Melalui dukungan dan perawatan yang berkelanjutan, Pepsodent dan Kholidin berkomitmen untuk terus menjaga kesehatan gigi dan gusi yang dapat menunjang latihan, kompetisi, serta perjalanannya menuju pencapaian di tingkat internasional.

Rikka berharap inisiatif Bite Into Glory juga dapat mengingatkan masyarakat bahwa kesehatan mulut tidak hanya berkaitan dengan memiliki senyum yang sehat, tetapi dapat menjadi fondasi bagi rasa percaya diri untuk mendorong seseorang bermimpi lebih besar dan memberikan yang terbaik.

Kolaborasi tersebut disebut sebagai kolaborasi performa kesehatan mulut pertama di dunia untuk atlet para panahan dengan teknik menarik tali busur menggunakan mulut dan gigi. Berdasarkan informasi yang tersedia untuk publik dan ditinjau hingga September 2026, klaim tersebut merujuk pada kolaborasi pertama yang diketahui antara merek perawatan kesehatan mulut dan atlet para panahan kompetitif yang menggunakan gigi sebagai bagian penting dari teknik menarik dan melepaskan tali busur.

Share Artikel:

Oleh: Ida Umy Rasyidah

Artikel Pilihan