Menu

Waduh, Perut Buncit Bisa Sebabkan Pikun! Begini Penjelasan Ahli

01 Desember 2021 15:15 WIB

Ilustrasi pikun. (Freepik/stockking)

HerStory, Sukabumi —

Perut buncit memiliki lemak aktif yang bisa mengganggu kesehatan, salah satu diantaranya adalah menyebabkan pikun

Pikun merupakan penyakit (demensia) dimana kondisi penderitanya mengalami penurunan fungsi kognitif sehingga mudah lupa, sulit berkonsentrasi, memahami sesuatu bahkan halusinasi. 

Berdasarkan sebuah studi dari Boston University School of Medicine yang diterbitkan oleh Annals Neurology mengatakan, perut buncit bisa berdampak pada pikun karena adanya penyusutan ukuran otak.

Menurut para ahli hal tersebut dipicu akibat adanya penumpukan lemak (visceral fat) di tubuh. Sehingga apabila visceral fat jumlahnya berlebih bisa menyebabkan peradangan dan berimbas juga pada otak. 

Tak sampai disitu, perut buncit karena visceral fat bisa berdampak pada gangguan hormonal yang menyebabkan pada menurunnya kemampuan otak. 

Seperti dikutip dari WebMD, Profesor neurologi yang ikut serta dalam penelitian tersebut yakni Sudha Seshadri menyampaikan bahwasannya, apabila visceral fat semakin besar maka ukuran otak akan semakin kecil. 

Sehingga kondisi tersebut berimbas pada fungsi kognitif yang memburuk serta meningkatkan risiko demensia alias pikun.

Maka dari itu patokan lingkar perut yang sehat pada wanita adalah kurang dari 80 cm dan pria tak lebih dari 90 cm. Apabila sudah melampaui angka tersebut, maka termasuk perut buncit.

Cara Mengatasi Perut Buncit

Dampak yang paling terasa dari perut buncit adalah menurunnya kepercayaan diri dan mudah lelah, maka dari itu guna menghindari risiko lainnya karena menyepelekan perut buncit, Beauty bisa mengikuti beberapa cara dibawah ini untuk mengatasi perut buncit, seperti:

  1. Menerapkan gaya hidup sehat. 
  2. Rajin berolahraga. 
  3. Hindari stres. 
  4. Tidur yang cukup dan berkualitas.
  5. Penuhi asupan cairan tubuh. 

Apabila perut buncit tak kunjung kempes meski sudah melakukan hal diatas, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat. 

Terlebih jika perut buncit tersebut disebabkan oleh kondisi medis tertentu seperti diabetes atau hipertensi. 

Artikel Pilihan