Menu

Break dalam Hubungan Bukan Sebuah Jawaban dari Permasalahan Kalian, Ini Karena Kamu...

15 Februari 2022 20:10 WIB

Ilustrasi wanita patah hati (allthingshair/Edited by HerStory)

HerStory, Bekasi —

Banyak pasangan yang gak buru-buru mengakhiri hubungan saat mengalami permasalahan berat. Ketimbang putus, mereka memilih break alias istirahat. Masing-masing pihak berpikir hanya membutuhkan waktu untuk sendiri selama beberapa saat untuk memikirkan solusi terbaik.

Dilansir dari Boldsky, gak sedikit pasangan yang menganggap break sebagai jawaban atas permasalahan yang terjadi. Padahal, break bukanlah sebuah jawaban melinkan membuat hubungan jadi menggantung. Di mana belum putus tapi sudah merasa seperti single. 

1. Kenangan bersama pasangan tetap melekat dalam ingatan

Masa break terasa begitu mengambang. Kamu mungkin sedang ingin menenangkan diri tapi otakmu tidak bisa benar-benar berhenti memikirkan dia, termasuk segala kesalahannya terhadap kamu.

Pada akhirnya, kamu tidak benar-benar mendapatkan waktu untuk sendiri dan menenangkan diri. Sosoknya masih mengisi hari-harimu. Saat dia ulang tahun, kamu tetap memberinya ucapan selamat dan hadiah dengan cara yang manis meskipun jelas-jelas sedang break. 

2. Kamu masih terikat dengan dia

“Kita nggak putus, cuma break.” Hanya kata putus yang membuat hubungan benar-benar berakhir. Jadi saat break, kamu maupun dia sebenarnya hanya memberikan sedikit kebebasan lebih satu sama lain.

Namun, sering kali ini menjadi ambigu. Saat break, bisa jadi ada yang kemudian dekat dengan orang ketiga, dan yang lainnya merasa diselingkuhi. Break itu memang terasa seperti sudah putus, tapi sebenarnya belum.

3. Kalian mencoba gak terikat secara emosional tapi sering kali gagal

Break itu terlalu samar, tidak jelas ke mana arahnya. Kalian sebenarnya tidak hanya menghentikan hubungan secara fisik sementara, misalnya dengan tidak saling bertemu. Ikatan secara emosional pun harus dikendalikan.

Sayangnya, ikatan emosi hampir mustahil untuk dihentikan. Kamu masih merasa seperti bisa berbagi emosi. Kamu tetap sedih saat mendengar dia sedang sedih, kamu juga tidak bisa benar-benar cuek saat dia punya masalah. Apanya yang istirahat kalau masih begitu?

4. Cinta gak akan menghilang

Setelah putus, perasaan cinta belum tentu akan langsung hilang, apalagi kalau cuma break? Apakah ada kata istirahat dalam mencintai seseorang? Pada dasarnya, kamu hanya punya dua pilihan, melanjutkan semuanya atau berhenti dan kembali menata hati.

Demi menyelamatkan hubungan, break mungkin bisa dijadikan pilihan. Tapi kalau waktunya terlalu lama, coba kalian pertimbangkan lagi. Mau sampai kapan punya hubungan yang menggantung?

Lihat Sumber Artikel di Dewiku.com

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Dewiku.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Artikel Pilihan